Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya Mudik Nyaris Berujung Duka, Polisi di Ciawi Tasikmalaya Satukan Ayah-Anak yang Terpisah Saat Subuh
Tasikmalaya

Mudik Nyaris Berujung Duka, Polisi di Ciawi Tasikmalaya Satukan Ayah-Anak yang Terpisah Saat Subuh

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya – Momen mudik Lebaran 2026 nyaris berubah menjadi pengalaman memilukan bagi seorang anak yang terpisah dari ayahnya di wilayah Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya. Berkat kesigapan aparat kepolisian, keduanya akhirnya berhasil dipertemukan kembali dalam kondisi selamat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di kawasan Perum SAGA (Sawah Garing), Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi. Saat itu, jajaran Polsek Ciawi Polres Tasikmalaya Kota menerima laporan warga mengenai seorang anak yang menangis karena terpisah dari orang tuanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Dari keterangan yang dihimpun, anak tersebut sebelumnya tengah melakukan perjalanan mudik bersama ayahnya menggunakan sepeda motor.

Namun saat berhenti di lokasi, sang ayah diduga tidak menyadari bahwa anaknya tertinggal dalam kondisi tertidur bersandar di bagian depan motor. Sementara sang ayah melanjutkan perjalanan hingga akhirnya terpisah.

Petugas bersama warga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak menemukan keberadaan orang tua anak tersebut. Untuk mengantisipasi risiko lebih lanjut, anak beserta sepeda motor dan barang bawaannya kemudian diamankan ke Polsek Ciawi.

Di kantor polisi, petugas berupaya menenangkan anak sambil menggali informasi yang dapat membantu proses pencarian. Upaya penyisiran pun kembali dilakukan di sekitar lokasi awal kejadian.

Sekitar 200 meter dari titik pertama, petugas menemukan seorang pria yang tertidur di depan rumah warga. Setelah dibangunkan dan dilakukan pemeriksaan, pria tersebut diketahui merupakan ayah dari anak yang sebelumnya ditemukan.

Keduanya kemudian dibawa ke Polsek Ciawi dan dipertemukan kembali. Hasilnya, dipastikan bahwa keduanya merupakan ayah dan anak yang sempat terpisah saat perjalanan mudik.

Diketahui, sang ayah bernama Dian Nurdiana (31), warga Kabupaten Ciamis, sementara anaknya bernama Muhamad Fitriana Akbar (9), seorang pelajar sekolah dasar. Keduanya merupakan pemudik asal Lampung dengan tujuan akhir Ciamis. Mereka menempuh perjalanan dari Lampung menuju Bandung, lalu melanjutkan perjalanan ke Ciamis menggunakan sepeda motor pinjaman keluarga.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kondisi kelelahan yang dialami sang ayah selama perjalanan jauh.

“Dari hasil pemeriksaan, ayah dari anak tersebut mengaku kelelahan saat berkendara hingga tidak sadar telah meninggalkan anaknya yang sedang tertidur. Bahkan yang bersangkutan juga tertidur di depan rumah warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pemudik untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan.

“Keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat di tempat yang aman dan memastikan seluruh anggota keluarga dalam kondisi aman,” tambahnya.

Berkat respons cepat aparat kepolisian dan kepedulian warga sekitar, peristiwa yang sempat menegangkan tersebut berakhir dengan baik. Ayah dan anak itu kini kembali bersama untuk melanjutkan perjalanan mudik mereka.

Exit mobile version