Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya Konvoi Persib di Tasikmalaya Diwarnai Aksi Ugal-Ugalan, Polisi Amankan 11 Motor Berknalpot “Wededed”
Tasikmalaya

Konvoi Persib di Tasikmalaya Diwarnai Aksi Ugal-Ugalan, Polisi Amankan 11 Motor Berknalpot “Wededed”

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya — Euforia kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta diwarnai aksi tidak tertib sejumlah remaja saat konvoi di wilayah Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026) malam. Polisi pun turun tangan dengan mengamankan 11 sepeda motor berknalpot bising atau yang dikenal warga Tasikmalaya dengan sebutan “wededed”.

Ribuan Bobotoh sebelumnya memadati jalanan usai Persib Bandung menang 2-1 atas Persija Jakarta di Stadion Segiri, Samarinda. Kemenangan tersebut semakin membuka peluang Maung Bandung meraih hattrick juara Liga 1 dengan raihan 75 poin di puncak klasemen.

Namun di tengah kemeriahan konvoi, sejumlah pengendara justru melakukan aksi ugal-ugalan dan menggunakan kendaraan yang tidak sesuai standar. Kondisi itu memicu keluhan masyarakat karena suara knalpot brong dinilai mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum.

Polres Tasikmalaya Kota kemudian melakukan penyisiran di sejumlah titik keramaian di pusat kota. Dari operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 11 unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi konvoi.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto melalui Pamapta 1 Ipda Jonih Jonansa mengatakan, kendaraan yang diamankan mayoritas digunakan oleh remaja dan telah dimodifikasi tidak sesuai aturan.

“Kami berhasil mengamankan belasan motor yang digunakan ugal-ugalan. Semuanya dipakai oleh remaja, motornya dipreteli, tidak sesuai standar,” ujar Ipda Jonih Jonansa saat memberikan keterangan.

Menurutnya, penindakan dilakukan sebagai respons atas banyaknya laporan masyarakat terkait kebisingan knalpot dan aksi berkendara berbahaya di tengah padatnya arus konvoi kemenangan Persib.

“Maka dari itu, kami amankan semua ke Mapolres Tasikmalaya Kota karena mengganggu lancarnya arus lalu lintas,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, arus kendaraan di kawasan Jalan R.E. Martadinata hingga pusat Kota Tasikmalaya sempat mengalami kemacetan panjang akibat membludaknya massa Bobotoh. Meski sebagian besar suporter merayakan kemenangan secara tertib dengan kibaran bendera dan nyala flare, aparat tetap menyoroti keberadaan pengendara berknalpot “wededed” yang dinilai meresahkan pengguna jalan lainnya.

Exit mobile version