Lingkup.id Serba - Serbi Olahraga & Kesehatan Kikis Stigma, Bangun Kesetaraan: NPCI Kota Bandung Ajak Publik Memahami Disabilitas Secara Benar
Olahraga & Kesehatan

Kikis Stigma, Bangun Kesetaraan: NPCI Kota Bandung Ajak Publik Memahami Disabilitas Secara Benar

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id – Bandung, Upaya menghapus stigma terhadap penyandang disabilitas tidak hanya dilakukan melalui prestasi olahraga, tetapi juga melalui perubahan cara pandang masyarakat. Dewan Pertimbangan NPCI Kota Bandung, Yurisman Tanjung, mengajak seluruh elemen organisasi dan masyarakat untuk memahami bahwa disabilitas bukanlah penyebab munculnya karakter atau perilaku buruk seseorang.

Menurut Yurisman, masih banyak anggapan keliru yang mengaitkan kondisi disabilitas dengan sifat negatif seperti arogan, mudah marah, atau berburuk sangka. Padahal, berbagai penelitian psikologi modern dan studi disabilitas menegaskan bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh pola asuh, lingkungan sosial, serta dinamika kepribadian, bukan oleh kondisi disabilitas.

“Sudah saatnya stigma tersebut dihapus. Penyandang disabilitas bukan untuk dikasihani ataupun dimaklumi, melainkan dipahami dan diperlakukan secara setara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas,” ujar Yurisman.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus, pelatih, dan koordinator cabang olahraga di lingkungan NPCI Kota Bandung agar lebih bijak dalam menggunakan diksi, baik di internal maupun eksternal organisasi menurutnya, penggunaan istilah yang tepat menjadi bagian penting dalam membangun penghormatan terhadap penyandang disabilitas sekaligus mengikis kesalahpahaman yang masih berkembang di tengah masyarakat.

Lebih jauh, Yurisman menegaskan bahwa semangat kesetaraan harus menjadi fondasi utama dalam membangun organisasi. Di lingkungan NPCI Kota Bandung, tidak boleh ada sekat antara penyandang disabilitas dan non-disabilitas. Seluruh elemen memiliki peran yang sama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan berorientasi pada prestasi.

“Prestasi olahraga hanya bisa diraih jika dibangun di atas kekompakan, saling menghargai, dan kesamaan visi. Karena itu, mari fokus menggali potensi, meningkatkan prestasi atlet, serta menciptakan suasana organisasi yang kondusif menjelang Peparda VII Tahun 2026,” tuturnya.

Melalui pesan tersebut, NPCI Kota Bandung berharap edukasi mengenai disabilitas semakin meluas sehingga masyarakat mampu melihat penyandang disabilitas sebagai individu yang memiliki hak, potensi, dan kesempatan yang sama untuk berprestasi serta berkontribusi bagi kemajuan olahraga dan pembangunan daerah.***(Red)

Exit mobile version