Lingkup.id Serba - Serbi Olahraga & Kesehatan Kolaborasi Wyata Guna dan NPCI Kota Bandung, Olahraga Disabilitas Jadi Jalan Membangun Masa Depan
Olahraga & Kesehatan

Kolaborasi Wyata Guna dan NPCI Kota Bandung, Olahraga Disabilitas Jadi Jalan Membangun Masa Depan

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id – Bandung, Kolaborasi antara Sentra Wyata Guna Bandung, Kementerian Sosial RI, dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung bukan sekadar kerja sama penyediaan fasilitas penginapan bagi atlet menjelang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026. Lebih dari itu, sinergi ini menjadi bagian dari upaya memberdayakan penyandang disabilitas melalui olahraga sebagai jalan menuju prestasi, kemandirian, dan masa depan yang lebih baik.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan “Kolaborasi dan Dukungan Sentra Wyata Guna Bandung, Kemensos RI untuk NPCI Kota Bandung Menjadi Tuan Rumah Peparda VII Jabar 2026” yang digelar di Kantor Sentra Wyata Guna Bandung, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

Kepala Sentra Wyata Guna Bandung, Feri Afrianto, mengatakan kerja sama tersebut berawal dari inisiatif Ketua NPCI Kota Bandung yang mengajak Sentra Wyata Guna berkolaborasi dalam pembinaan atlet disabilitas.

“Pak Ketua NPCI Kota Bandung datang dan menyampaikan keinginan untuk berkolaborasi, khususnya dalam pembinaan atlet disabilitas. Sebagai unit di bawah Kementerian Sosial, salah satu fungsi kami adalah pemberdayaan penyandang disabilitas. Karena itu kami menyambut baik kerja sama ini,” ujar Feri.

Menurutnya, olahraga merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun kepercayaan diri penyandang disabilitas. Melalui pembinaan yang tepat, penyandang disabilitas tidak hanya memiliki kesempatan menjadi atlet berprestasi, tetapi juga mampu hidup mandiri dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Kami ingin menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar. Mereka bukan hanya bisa menjadi terapis atau menjalankan profesi tertentu, tetapi juga mampu menjadi atlet yang mengharumkan daerah dan bangsa,” katanya.

Feri menambahkan, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan oleh penyandang disabilitas. Menurutnya, dukungan terhadap olahraga disabilitas merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam memberikan ruang yang setara bagi setiap warga negara untuk berkembang.

Ia mengaku banyak bertemu penyandang disabilitas yang sempat kehilangan harapan setelah mengalami kecelakaan atau kehilangan fungsi penglihatan. Namun melalui olahraga, semangat hidup mereka kembali tumbuh.

“Kadang ada yang sebelumnya tidak netra, lalu karena kecelakaan menjadi netra dan merasa masa depannya hancur. Tetapi ketika mereka mengenal olahraga dan bergabung dalam pembinaan, mereka kembali memiliki semangat, tujuan, dan harapan baru. Itu yang membuat kami semakin yakin untuk mendukung pembinaan atlet disabilitas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan menyampaikan apresiasi atas dukungan Sentra Wyata Guna yang menyediakan fasilitas penginapan bagi atlet Kota Bandung selama persiapan Peparda VII Jawa Barat 2026.

Menurutnya, fasilitas tersebut akan sangat membantu atlet, terutama yang berasal dari lokasi latihan yang jauh, sehingga dapat lebih fokus menjalani program latihan.

“Dengan adanya tempat di Sentra Wyata Guna, atlet menjadi lebih dekat dengan lokasi latihan. Tinggal menyeberang saja. Ini sangat membantu dan tentu menjadi motivasi tambahan bagi atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi Peparda,” ujar Yadi.

Ia berharap kerja sama antara NPCI Kota Bandung dan Sentra Wyata Guna tidak berhenti pada penyelenggaraan Peparda tahun ini, tetapi terus berkembang dalam berbagai program pembinaan penyandang disabilitas di masa mendatang.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa olahraga bukan hanya soal mengejar medali. Lebih dari itu, olahraga menjadi ruang pemberdayaan yang mampu mengembalikan rasa percaya diri, membangun kemandirian, sekaligus membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.***(Red)

Exit mobile version