Lingkup.id Jawa Barat Bandung Raya Humaira Zahrotun Noor Pantau Arus Mudik Nagreg, Dorong Posko Dishub Sekaligus Jadi Penggerak UMKM
Bandung Raya Informasi Jawa Barat Peristiwa Serba - Serbi

Humaira Zahrotun Noor Pantau Arus Mudik Nagreg, Dorong Posko Dishub Sekaligus Jadi Penggerak UMKM

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Bandung – Anggota DPRD Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, turun langsung memantau arus mudik Lebaran 1447 H di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (18/3/2026).

 

Kegiatan tersebut dilakukan saat dirinya mendampingi Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau Pos Induk Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung.

 

Humaira menyampaikan, kondisi arus lalu lintas di jalur Nagreg sejauh ini relatif lebih tertata dibandingkan sebelumnya. Ia menilai, sistem pengelolaan arus mudik yang diterapkan saat ini mampu membantu mengurai kepadatan kendaraan.

 

“Alhamdulillah sekarang arus mudik lebih termanage lagi, baik untuk kendaraan maupun pengaturannya. Tadi memang sempat terjadi sedikit kecelakaan di Nagreg, tapi sudah bisa teratasi dengan baik,” ujar Humaira.

 

Menurutnya, pemantauan arus mudik dilakukan secara rutin setiap hari oleh petugas di lapangan. Dengan sistem yang sudah berjalan, diharapkan penanganan kemacetan maupun insiden di jalur mudik bisa dilakukan lebih cepat dan efektif.

 

“Setiap hari kami pantau. Dengan adanya sistem seperti ini, harapan kami segala persoalan di jalan, termasuk kemacetan, bisa segera teratasi,” katanya.

 

Humaira juga memastikan akan terus melakukan monitoring ke sejumlah posko mudik di wilayah Jawa Barat, khususnya di daerah pemilihannya seperti Cileunyi dan Nagreg.

 

Dalam kesempatan tersebut, Humaira mengingatkan para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu.

 

“Kita harus terus waspada karena cuaca tidak bisa diprediksi, bisa hujan atau terik. Untuk pengendara motor, pastikan membawa jas hujan dan perlengkapan lainnya,” ungkapnya.

 

Ia juga mengimbau seluruh pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.

 

“Mohon dicek kembali kendaraannya, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di perjalanan,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Humaira menyoroti potensi posko mudik sebagai penggerak ekonomi masyarakat lokal. Ia mendorong agar keberadaan posko juga melibatkan pelaku UMKM di sekitar lokasi.

 

“Kalau kita menyediakan posko, alangkah baiknya di kanan kirinya ada UMKM. Jadi saat pemudik berteduh atau beristirahat, mereka bisa sekalian berbelanja,” ujarnya.

 

Menurutnya, langkah tersebut dapat mendorong perputaran ekonomi di daerah, terutama dengan masuknya pemudik dari luar kota seperti Jakarta yang melintasi jalur Nagreg menuju Garut dan Singaparna.

 

“Dengan begitu, ekonomi dari luar bisa masuk ke daerah kita. Perputaran ekonomi akan terjadi di situ, dan masyarakat lokal bisa merasakan manfaatnya,” pungkas Humaira.

Exit mobile version