Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya Danau Denuh, Wisata Alam Tersembunyi di Perbukitan Culamega, Surga Baru Pecinta Alam dan Petualangan
Tasikmalaya

Danau Denuh, Wisata Alam Tersembunyi di Perbukitan Culamega, Surga Baru Pecinta Alam dan Petualangan

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya– Pemerintah Kecamatan Culamega terus menggenjot upaya pengembangan potensi wisata alam Danau Denuh, sebuah danau alami yang tersembunyi di kawasan perbukitan Tasikmalaya Selatan. Obyek wisata ini berada di wilayah perbatasan Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, dan Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir.

Berlokasi di punggung perbukitan, Danau Denuh masih relatif luput dari hiruk pikuk wisata massal. Keasrian alamnya tetap terjaga dengan tutupan pepohonan hijau, udara sejuk, serta suasana tenang yang menjadi daya tarik utama bagi wisatawan pencinta alam.

Camat Culamega, Uu Saeful Uyun, menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya memperkenalkan kembali Danau Denuh agar dikenal lebih luas. Sejumlah kegiatan lintas sektoral telah digelar di kawasan tersebut, mulai dari bakti sosial, penanaman pohon, hingga penebaran benih ikan.

“Selain sebagai upaya promosi, kegiatan ini juga sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung program Kabupaten Tasikmalaya Tasik Hejo,” ujar Uu. Senin (02/02/26).

Ia menuturkan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi langkah awal agar Danau Denuh tidak lagi hanya dikenal oleh masyarakat sekitar Tasikmalaya Selatan, tetapi juga mampu menarik perhatian wisatawan dari luar daerah.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung memang harus menempuh medan yang cukup menantang. Jalur menuju danau melewati kawasan hutan, menyeberangi aliran sungai kecil, serta jalan setapak dengan kontur terjal.

Namun demikian, kondisi tersebut justru menjadi magnet tersendiri bagi pecinta petualangan, terutama komunitas pengguna sepeda motor trail dan off-road. “Saat ini kendaraan roda dua sudah bisa masuk. Akses memang masih perlu ditingkatkan, tetapi sudah cukup layak dilalui,” tambahnya.

Tak hanya menyuguhkan panorama alam yang asri, Danau Denuh juga dikenal sebagai salah satu spot favorit memancing. Berbagai jenis ikan air tawar seperti ikan mas, nila, tawes, gabus, hingga nilem hidup di danau ini, bahkan berpotensi menghasilkan tangkapan berukuran besar.

Potensi wisata lainnya pun cukup menjanjikan. Area sekitar danau dinilai cocok dikembangkan sebagai lokasi camping ground, wisata edukasi alam, hingga wahana air sederhana seperti rakit. Lanskap perbukitan yang mengelilingi danau menghadirkan panorama memukau, terutama saat pagi dan sore hari.

Melalui pengembangan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Culamega berharap Danau Denuh dapat menjadi destinasi wisata alternatif bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga sekitar.

“Kami ingin Danau Denuh semakin dikenal, namun tetap mengedepankan kelestarian alam. Wisata harus berkembang tanpa merusak lingkungan,” pungkas Uu.

Exit mobile version