Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya Burhanudin Dorong KNPI Berbasis Gagasan: Dari Pelayanan Pemuda hingga Pusat Inovasi Tasikmalaya
Tasikmalaya

Burhanudin Dorong KNPI Berbasis Gagasan: Dari Pelayanan Pemuda hingga Pusat Inovasi Tasikmalaya

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya – Kontestasi menuju Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya dalam Musyawarah Daerah (Musda) XVI mulai mengerucut pada pertarungan ide dan gagasan.
Salah satu bakal calon, Burhanudin Muslim, tampil membawa arah baru dengan menekankan pentingnya transformasi KNPI menjadi organisasi yang benar-benar berdampak bagi pemuda.
Alih-alih sekadar menjadi organisasi formal, Burhanudin mendorong KNPI kembali ke ruh perjuangan sebagai rumah besar pemuda yang aktif menjawab persoalan nyata generasi muda.
Menurutnya, tantangan pemuda saat ini tidak lagi sederhana. Persoalan pengangguran, minimnya ruang kreativitas, hingga terbatasnya keterlibatan dalam kebijakan publik menjadi isu krusial yang harus direspons secara konkret.
“KNPI harus menjadi ruang solusi, bukan hanya ruang seremonial. Pemuda harus hadir membawa gagasan, bukan sekadar ikut arus,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa ke depan KNPI harus berperan sebagai jembatan strategis antara aspirasi pemuda dan kebijakan pemerintah daerah, sehingga setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan.
Salah satu gagasan utama yang diusung adalah optimalisasi pelayanan kepemudaan berbasis regulasi. Ia menilai, berbagai aturan daerah yang sudah ada selama ini belum diimplementasikan secara maksimal.
“Regulasi itu sudah ada, tinggal bagaimana kita memastikan implementasinya benar-benar dirasakan oleh pemuda,” katanya.
Selain itu, Burhanudin juga mendorong percepatan penuntasan dan pemanfaatan gedung pemuda sebagai pusat aktivitas strategis. Menurutnya, gedung tersebut harus berfungsi lebih dari sekadar simbol, melainkan menjadi ruang kolaborasi lintas organisasi dan komunitas.
Ia membayangkan gedung pemuda sebagai pusat lahirnya inovasi, kewirausahaan, hingga diskusi gagasan besar yang mampu mendorong kemajuan daerah.
“Gedung pemuda harus hidup. Di sanalah ide-ide besar lahir, kolaborasi terbentuk, dan masa depan pemuda Tasikmalaya dibangun,” tegasnya.
Lebih jauh, Burhanudin mengajak seluruh elemen pemuda untuk menjadikan Musda KNPI sebagai ajang adu konsep dan visi, bukan sekadar pertarungan kepentingan jangka pendek. Ia menegaskan bahwa masa depan organisasi bergantung pada kekuatan gagasan yang ditawarkan, bukan pragmatisme sesaat.
“Kalau kita ingin KNPI maju, maka yang harus diutamakan adalah ide, konsep, dan kerja nyata yang terukur,” ujarnya.
Dengan membawa fokus pada pelayanan pemuda, penguatan peran strategis KNPI, serta pengembangan ruang inovasi melalui gedung pemuda, Burhanudin menempatkan dirinya sebagai representasi kandidat berbasis gagasan dalam dinamika Musda kali ini.

Exit mobile version