Lingkup.id Serba - Serbi Informasi Antisipasi Kesehatan Pemudik Ambulans Siaga 24 Jam dan Layanan Vaksin Campak Mudik di Subang
Informasi Jawa Barat Nasional & Internasional Olahraga & Kesehatan Sosial & Gaya Hidup Subang

Antisipasi Kesehatan Pemudik Ambulans Siaga 24 Jam dan Layanan Vaksin Campak Mudik di Subang

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Subang – Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyiagakan ratusan tenaga medis dan puluhan unit ambulans di sejumlah pos pengamanan mudik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik tetap optimal selama perjalanan.

Sedikitnya 40 unit ambulans disiagakan bersama ratusan tenaga medis yang terdiri dari dokter umum, perawat, bidan, hingga sopir ambulans. Para petugas akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan mudik dan bergabung dengan personel dari instansi terkait lainnya.

Selama masa arus mudik hingga arus balik Lebaran, petugas kesehatan dan ambulans tersebut akan bersiaga selama 24 jam penuh untuk memberikan pertolongan cepat bagi pemudik yang mengalami kecelakaan maupun gangguan kesehatan di perjalanan.

Selain menempatkan petugas di posko mudik, rumah sakit dan puskesmas di wilayah Kabupaten Subang juga diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mendukung pelayanan kesehatan selama periode mudik Lebaran.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, Dinas Kesehatan juga membuka layanan vaksinasi M-R (Measles Rubella) di sejumlah mobil ambulans yang berada di posko mudik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Dwinan Marchiwati, mengatakan vaksinasi ini disediakan untuk mengantisipasi potensi penularan penyakit saat mobilitas masyarakat meningkat selama libur panjang.

“Kami menyiagakan tenaga medis dan ambulans di sejumlah pos pengamanan mudik selama 24 jam. Selain pelayanan kesehatan, kami juga membuka layanan vaksinasi measles rubella di beberapa ambulans untuk mengantisipasi peningkatan kasus campak saat mobilitas masyarakat meningkat,” ujar Dwinan Marchiwati.

Dinas Kesehatan berharap upaya ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, sekaligus meminimalisir risiko gangguan kesehatan selama perjalanan menuju kampung halaman.(Harry)

Exit mobile version