Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh Agama, Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Ciamis
Tasikmalaya

OJK Tasikmalaya Gandeng Penyuluh Agama, Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Ciamis

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Ciamis — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperluas edukasi keuangan dengan menggandeng penyuluh agama sebagai agen literasi di masyarakat melalui pelatihan Training of Trainers (ToT) di Kabupaten Ciamis, Selasa (7/4/2026).

Upaya peningkatan literasi keuangan masyarakat kembali diperkuat OJK Tasikmalaya dengan melibatkan penyuluh agama sebagai ujung tombak edukasi. Kegiatan Training of Trainers (ToT) Edukasi Keuangan bagi penyuluh agama se-Kabupaten Ciamis digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.

Program ini merupakan bagian dari strategi OJK dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap maraknya aktivitas keuangan ilegal. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Kota Tasikmalaya dan dinilai efektif menjangkau masyarakat melalui peran penyuluh agama.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Komisi A Kabupaten Ciamis Mohamad Ijudin, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis Asep Lukman Hakim, serta Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati menegaskan, penyuluh agama memiliki posisi strategis di tengah masyarakat sebagai tokoh yang dipercaya dan dekat dengan umat.

“Melalui ToT ini, kami mendorong penyuluh agama untuk menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat. Dengan jangkauan yang luas, diharapkan tercipta multiplier effect yang mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat,” ujar Nofa.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas penyuluh agama diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memahami pengelolaan keuangan yang sehat, memilih produk jasa keuangan yang sesuai, serta menghindari berbagai praktik keuangan ilegal yang merugikan.

Senada dengan itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim menyebut edukasi keuangan merupakan bagian penting dalam pembinaan masyarakat.

“Penyuluh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga menjadi saluran yang efektif dalam menyampaikan edukasi, termasuk dalam membangun kebiasaan pengelolaan keuangan yang lebih baik,” kata Asep.

Sebagai tindak lanjut, OJK Tasikmalaya bersama Kementerian Agama Kabupaten Ciamis juga berencana mengintegrasikan materi edukasi keuangan ke dalam program pembekalan pranikah bagi calon pengantin. Langkah ini diharapkan dapat membangun kesiapan pengelolaan keuangan keluarga sejak dini.

Dalam pelatihan tersebut, para penyuluh agama dibekali pemahaman terkait produk dan layanan jasa keuangan, kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, serta kemampuan memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Materi disampaikan oleh narasumber dari OJK Tasikmalaya, Bank BJB Kantor Pusat, dan PT Permodalan Nasional Madani Regional Tasikmalaya 2.

Melalui kolaborasi ini, OJK berharap sinergi dengan Kementerian Agama dan para pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna menciptakan masyarakat yang semakin cakap dalam mengelola keuangan serta mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.

Exit mobile version