Lingkup.id Serba - Serbi Informasi Musim Kemarau Mengintai, Pemkab Subang Tambah Anggaran Cadangan Beras
Informasi Jawa Barat Pemerintah Peristiwa Subang

Musim Kemarau Mengintai, Pemkab Subang Tambah Anggaran Cadangan Beras

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang memastikan ketersediaan pangan masyarakat secara umum masih dalam kondisi aman meski musim kemarau mulai berdampak pada ribuan hektare lahan pertanian di sejumlah wilayah.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Dewi Lestari, mengatakan stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang saat ini dimiliki Pemkab Subang tersisa sekitar 78 ton. Jumlah tersebut merupakan sisa penyaluran tahun 2025.

Sementara itu, pada APBD tahun 2026, anggaran pengadaan CPPD baru dialokasikan sebesar Rp50 juta. Dengan asumsi harga beras Rp12.000 per kilogram, anggaran tersebut hanya dapat memenuhi sekitar 4 ton beras.

“Total stok yang tersedia saat ini sekitar 82 ton. Jumlah tersebut masih jauh dari target kebutuhan CPPD Kabupaten Subang yang seharusnya mencapai sekitar 330 ton,” ujar Dewi, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, kekeringan yang melanda lahan pertanian berpotensi menurunkan produksi padi sehingga dapat memengaruhi ketersediaan pangan apabila tidak segera ditangani.

Saat ini terdapat tujuh kecamatan yang memiliki lahan sawah tadah hujan dan menjadi prioritas penanganan. Sebagian besar lahan tersebut telah ditanami padi dengan usia tanaman antara satu hingga dua bulan.

Apabila tidak mendapat dukungan irigasi melalui sumur atau pompa air, tanaman padi dikhawatirkan mengalami gagal panen.

Tim dari Pemerintah Kabupaten Subang juga telah melakukan survei ke sejumlah lokasi yang berpotensi terdampak kekeringan untuk menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya tidak semakin meluas.

Dewi menjelaskan, Dinas Ketahanan Pangan memiliki tugas menghitung neraca ketersediaan pangan di Kabupaten Subang. Apabila terjadi kondisi rawan pangan akibat bencana, pemerintah daerah akan memberikan intervensi melalui penyaluran beras CPPD kepada masyarakat terdampak.

Berdasarkan proyeksi neraca pangan Kabupaten Subang, ketersediaan tiga komoditas utama, yakni beras, daging ayam, dan daging sapi, masih berada dalam kondisi aman. Sementara untuk sejumlah komoditas pangan lainnya, kebutuhan dipenuhi melalui pasokan dari daerah lain.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), alokasi anggaran untuk CPPD akan ditambah pada Perubahan APBD 2026 agar cadangan pangan daerah lebih memadai.

Selain itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan beras nasional. Berdasarkan data yang diterima Dinas Ketahanan Pangan, stok beras yang dikelola Bulog mencapai sekitar 80.000 ton, yang diperkirakan mencukupi kebutuhan hingga tiga tahun ke depan.(HR)

Exit mobile version