Lingkup.id, Subang — Seorang lansia berinisial T (72), warga Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, ditemukan meninggal dunia secara tidak wajar di rumahnya, Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Korban yang dikenal dengan sapaan Mak Iyah ditemukan dalam kondisi mengenaskan di atas ranjang. Tangan dan kaki korban terikat kain (sinjang), sementara mulutnya tersumpal kain dan sempat tertutup kasur serta bantal.
Kondisi kamar juga terlihat acak-acakan, dengan isi lemari pakaian berantakan.
Peristiwa tersebut diduga merupakan aksi perampokan yang berujung pada kematian korban. Sejumlah uang tunai puluhan juta rupiah yang disimpan di lemari dilaporkan hilang. Selain itu, perhiasan emas yang dikenakan korban juga raib diduga diambil pelaku.
Polisi yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Losarang, Indramayu, untuk dilakukan autopsi.
Ketua RT setempat, Masliah, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi saat korban berada seorang diri di rumah.
“Korban tinggal sendiri di rumah. Suaminya, Pak Haji Ridho, sedang berada di rumah anaknya yang tengah menggelar hajatan menjelang keberangkatan haji,” ujar Masliah, Kamis (16/4/2026).
Sekitar pukul 23.00 WIB, Masliah dibangunkan oleh suami korban yang merasa curiga melihat kondisi rumah yang tidak biasa.
“Anaknya melihat kondisi rumah mencurigakan, lalu membangunkan saya untuk mengecek bersama,” katanya.
Saat keduanya masuk ke dalam rumah, mereka mendapati kondisi kamar korban sudah berantakan. Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi terikat dan mulut tersumpal kain.
“Korban terlihat sudah meninggal dengan kondisi kaki dan tangan terikat serta mulut disumpal kain. Menurut suaminya, saat pertama masuk ke rumah, tubuh korban juga sempat tertutup kasur,” ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, Masliah segera menghubungi Kepala Dusun, yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Tak lama berselang, aparat kepolisian bersama tim Inafis Polres Subang tiba di lokasi, melakukan olah TKP, serta mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk keperluan autopsi.
Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.
Kasus dugaan perampokan yang menyebabkan korban meninggal dunia kini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Subang. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi dan masih fokus pada proses penyelidikan. Sementara itu, hasil autopsi masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.(HR)


