July 17, 2026
Bandung, Jawa Barat
Informasi Jawa Barat Pemerintah Peristiwa Subang

Kekeringan, 1.348 Hektare Sawah Terdampak di 15 Kecamatan, Bupati Subang Salurkan Bantuan Pompa Air

Lingkup.id, SUBANG – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Subang, Jawa Barat, menyebabkan kekeringan di sektor pertanian semakin meluas. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Subang, sebanyak 45 desa di 15 kecamatan kini terdampak, dengan total luas areal persawahan yang mengalami kekeringan mencapai 1.348 hektare.

Adapun 15 kecamatan yang terdampak meliputi Patokbeusi, Cikaum, Pagaden, Pusakanagara, Dawuan, Subang, Cibogo, Cipeundeuy, Pabuaran, Sukasari, Blanakan, Cipunagara, Compreng, Legonkulon, dan Pagaden Barat. Dari seluruh wilayah tersebut, Kecamatan Legonkulon menjadi daerah yang paling terdampak.

Keterbatasan pasokan air menyebabkan banyak tanaman padi tumbuh tidak normal dan berpotensi mengalami gagal panen apabila kondisi kekeringan terus berlanjut tanpa penanganan yang memadai.

Salah seorang petani, Suna, mengaku bantuan pompa air yang telah disalurkan pemerintah masih belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh petani.

*Bantuan pompa memang ada, tetapi jumlahnya masih kurang. Akhirnya kami harus menyewa pompa sendiri dengan biaya yang cukup besar supaya tanaman padi tidak mati.” ujarnya.

Untuk mengurangi dampak kekeringan, Kementerian Pertanian melalui Pemerintah Kabupaten Subang telah menyalurkan 1.103 unit pompa air selama periode 2024–2026.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun dua embung di wilayah Pantura Subang dengan anggaran mencapai Rp20 miliar sebagai upaya memperkuat ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Meski demikian, sebagian petani masih harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa pompa air demi menyelamatkan tanaman mereka.

Sementara itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita memastikan kekeringan yang terjadi hingga kini belum berdampak pada luas areal tanam maupun produktivitas padi di Kabupaten Subang.

*Sampai saat ini kekeringan belum memengaruhi luas tanam, produktivitas padi, maupun menyebabkan gagal panen atau puso. Pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah antisipasi agar dampak kekeringan tidak semakin meluas.” ujar Reynaldy.

Pemerintah Kabupaten Subang menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta mengoptimalkan berbagai langkah mitigasi agar produksi pangan di salah satu lumbung padi nasional tersebut tetap terjaga. (HR)

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px