Klinik Harapan Sehat Cianjur Gratiskan Berobat 81.000 Warga, “Bayar” Cukup Hafal Pancasila

Lingkup.id — Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Klinik Harapan Sehat di Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur meluncurkan program pengobatan gratis untuk 81.000 warga selama satu tahun.
Uniknya, pasien tidak dipungut biaya. Sebagai gantinya, mereka cukup “membayar” dengan melafalkan Pancasila bersama-sama sebelum menerima layanan medis.
Program yang berlangsung Agustus 2026 hingga Agustus 2027 itu resmi dilepas Direktur Utama Klinik Harapan Sehat, dr. Yusuf Nugraha, Kamis (20/8/2026).
dr. Yusuf menyebut angka 81.000 dipilih sebagai simbol bakti sosial di usia kemerdekaan ke-81. Program ini juga hasil kolaborasi dengan Kapolres Cianjur, Pemerintah Daerah, dan elemen masyarakat.
“Dalam rangka HUT RI ke-81, kami menciptakan kolaborasi ini. Kami menargetkan 81.000 orang mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dengan cukup membayar melafalkan Pancasila. Tujuannya membantu masyarakat dan berkolaborasi dengan pemerintah,” ujar dr. Yusuf.
Bagi dr. Yusuf, melafalkan Pancasila bukan sekadar seremonial. Ia ingin mengingatkan bahwa kesehatan adalah hak warga negara yang dijamin dasar negara.
“Bagaimana cara meningkatkan rasa nasionalisme? Jika rasa nasionalisme hidup di jiwa masyarakat Indonesia, maka bangsa ini bisa menjadi bangsa yang makmur. Negara akan maju karena kuncinya adalah nasionalisme,” tegasnya.
Berbeda dengan layanan klinik pada umumnya, program ini menggunakan sistem “jemput bola”. Tim medis akan turun langsung ke pelosok desa selama setahun penuh.
“Kami akan ke daerah terpencil seperti Cianjur Selatan, Sindangbarang, Kadupandak, dan wilayah lainnya. Target 81.000 orang itu mencakup seluruh Kabupaten Cianjur. Karena kita yang jemput bola,” jelas dr. Yusuf.
Ia menyoroti bahwa bagi warga pelosok, kendala terbesar bukan hanya biaya, tetapi juga akses dan ongkos transportasi ke fasilitas kesehatan.
“Jangankan untuk datang ke pelayanan kesehatan, untuk ongkos transportasi saja mereka tidak mampu. Makanya kita hadir langsung ke lapangan,” tambahnya.
Konsep layanan kemanusiaan ini bukan hal baru. Selama 17 tahun, Klinik Harapan Sehat sudah menerapkan sistem pasien membayar sesuai kemampuan. Mulai dari uang seikhlasnya, beras, sayuran, hingga doa.
Di momentum HUT ke-81 RI, konsep itu ditingkatkan menjadi gerakan besar yang menargetkan puluhan ribu warga di seluruh Cianjur. (Yoga)