
*BOGOR,* Lingkup.id – Ironis. Di tengah pendapatan daerah Kabupaten Bogor yang mencapai triliunan rupiah, nasib sebuah sekolah dasar negeri justru memprihatinkan.
SDN Sasana Wiyata 02 Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, nyaris ambruk dan tidak layak pakai selama bertahun-tahun.
Sekolah yang lokasinya tak jauh dari kediaman Presiden RI Prabowo di Kabupaten Bogor ini, kini hanya bisa digunakan separuhnya. Dari 8 Rombongan Belajar, 4 unit ruang kelas kondisinya rusak parah di bagian atap dan genteng.
Akibatnya, proses belajar mengajar terpaksa dibagi 2 shift. Pagi dan siang. Demi memuat ratusan siswa di ruang kelas yang tersisa.
Kepala Sekolah SDN Sasana Wiyata 02, Ecih Kurnia, mengaku sudah berkali-kali mengajukan proposal perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Namun hingga kini belum ada realisasi.
_”Iya ini dah diajukan beberapa kali ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Sampai sekarang belum dibangun. Ada 4 kelas parah semua, bangunannya rusak tak layak,”_ ujar Ecih saat ditemui di sekolah, [Senin/27juni 2026].
Kekhawatiran juga dirasakan para orang tua. Eni, salah satu wali murid, mengaku cemas dengan keselamatan anaknya.
_”Sebagai orang tua saya khawatir keselamatan anak saya dengan kondisi kelas yang ambruk. Terpaksa proses rombel digilir pagi dan siang, tidak efektif. Kalau musim panas kepanasan, kalau musim hujan kebocoran,”_ katanya.
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor segera turun tangan memperbaiki bangunan kelas yang nyaris ambruk tersebut. Agar proses belajar mengajar tidak lagi terganggu dan ratusan siswa bisa belajar dengan aman dan nyaman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait kondisi SDN Sasana Wiyata 02 Cimandala.(Punk)