Lingkup.id, Tasikmalaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Youth Fest 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan kepemudaan di wilayah Taraju dan Sodonghilir.
Mengusung tema “Pemuda Berdaya Kabupaten Tasikmalaya Maju Bersama”, rangkaian Youth Fest 2026 berlangsung mulai 1 hingga 28 Oktober 2026.
Beragam kegiatan disiapkan dalam festival tersebut, mulai dari olahraga, e-sport, kompetisi kepemudaan, kewirausahaan, UMKM, seni dan kreativitas hingga forum organisasi kepemudaan.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Burhanudin Muslim, mengatakan Youth Fest 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan potensi, kreativitas dan energi positif.
“Youth Fest 2026 ini kita hadirkan sebagai ruang bagi anak-anak muda Kabupaten Tasikmalaya untuk mengekspresikan potensi dan kreativitasnya. Kita tidak ingin kegiatan kepemudaan hanya berhenti pada seremoni, tetapi harus menjadi wadah untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kapasitas, sekaligus mendorong pemuda agar lebih produktif,” kata Burhanudin.
Menurutnya, rangkaian kegiatan sengaja dibuat beragam agar dapat menjangkau pemuda dengan berbagai minat dan bakat.
“Rangkaian kegiatannya kita buat beragam, mulai dari olahraga, e-sport, speech competition, kegiatan kewirausahaan, UMKM, creative stage sampai forum kepemudaan. Harapannya setiap pemuda bisa menemukan ruang sesuai dengan minat dan potensinya masing-masing,” ujarnya.
Untuk bidang olahraga, Youth Sport Festival menghadirkan pertandingan bola voli yang dijadwalkan berlangsung pada 12 hingga 18 Oktober 2026 di Lapangan Legokhonje, Desa Taraju.
Selanjutnya, pertandingan mini soccer akan digelar pada 23 hingga 24 Oktober 2026 di Lapangan D-Carik, Desa Cukangkawung, Kecamatan Sodonghilir.
Sementara untuk e-sport, KNPI menghadirkan pertandingan Mobile Legend yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2026 di Aula Kantor Kecamatan Taraju.
Selain olahraga dan e-sport, Youth Fest 2026 juga memberikan ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kemampuan berbicara dan berekspresi melalui Youth Speech Competition secara online, berupa orasi kepemudaan dan puisi yang dijadwalkan pada 13 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda.
Pada momentum tersebut, digelar Youthpreneur Expo, Youth Fun Walk, upacara Hari Sumpah Pemuda, bazar UMKM dan jalan santai yang dipusatkan di Lapangan Desa Singasari, Kecamatan Taraju.
Selain itu, Youth Fest 2026 juga menghadirkan Youth Creative Stage dan Youth Regional Working Meeting melalui agenda Rakerda DPD KNPI dan camp yang dilaksanakan di Bumi Perkemahan Desa Taraju.
Burhanudin mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai ajang perlombaan dan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi harus menjadi bagian dari penggerak pembangunan Kabupaten Tasikmalaya. Karena itu, KNPI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas dan seluruh organisasi kepemudaan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemilihan wilayah Taraju dan Sodonghilir sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan program kepemudaan kepada masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.
“Kami ingin membawa kegiatan kepemudaan lebih dekat ke daerah. Taraju dan Sodonghilir menjadi bagian dari upaya agar kegiatan pemuda tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga bisa dirasakan dan diikuti oleh pemuda di wilayah,” katanya.
Burhanudin berharap Youth Fest 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kreativitas dan kolaborasi generasi muda Kabupaten Tasikmalaya.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan melahirkan pemuda Kabupaten Tasikmalaya yang kreatif, mandiri, produktif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” pungkasnya.
Youth Fest 2026 diharapkan menjadi wadah bagi pemuda Kabupaten Tasikmalaya untuk mengembangkan potensi sekaligus memperluas ruang partisipasi dalam berbagai bidang, sehingga generasi muda dapat semakin aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah.


