Lingkup.id – Bandung, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung menggelar seleksi atlet pada 28–30 April 2026 untuk menjaring atlet terbaik menuju Peparda VII 2026.
Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) NPCI Kota Bandung, Hanu Resinurjati Pitroshandi, menegaskan bahwa seleksi menjadi momentum penting bagi atlet untuk membuktikan hasil latihan yang telah dijalani.
“Seleksi adalah kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Manfaatkan momen ini secara maksimal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Binpres lainnya, Taufik Hidayat. Ia menjelaskan bahwa seleksi bertujuan memilih atlet terbaik dari berbagai cabang olahraga untuk membentuk kontingen yang solid.
“Dari proses ini kita akan menentukan siapa yang layak masuk tim. Hasil seleksi akan menjadi dasar utama,” kata Taufik.
Seleksi diikuti oleh 17 cabang olahraga dengan durasi pelaksanaan yang berbeda, menyesuaikan jumlah peserta di masing-masing cabor.
Sementara itu, Cepi Gunawan menegaskan bahwa seleksi bukan sekadar ajang uji coba, melainkan bagian dari olahraga prestasi yang menuntut keseriusan.
“Jangan anggap ini hura-hura. Tampilkan kemampuan terbaik dan jangan main-main,” tegasnya.
Ia juga memastikan proses seleksi berjalan objektif tanpa intervensi pihak mana pun, sesuai arahan Ketua Umum NPCI Kota Bandung agar pelaksanaan tetap menjunjung tinggi etika dan aturan.
Melalui seleksi ini, NPCI Kota Bandung menargetkan terbentuknya kontingen yang kuat demi meraih gelar juara umum pada Peparda VII 2026, sesuai target yang diamanahkan Pemerintah Kota Bandung.***(Red)


