Lingkup.id, Tasikmalaya – Ribuan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Pendukung Program Presiden (GEMP4R) Kabupaten Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tasikmalaya, Senin (29/6/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk dukungan terbuka terhadap berbagai Program Strategis Nasional yang digagas pemerintah pusat, sekaligus menyampaikan aspirasi agar program-program tersebut terus dilaksanakan.
Massa mulai berdatangan sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka berasal dari berbagai elemen masyarakat, dengan mayoritas merupakan pekerja yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tasikmalaya.
Selain mendukung Program Makan Bergizi Gratis, peserta aksi juga menyuarakan dukungan terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Ketahanan Pangan Nasional, Kemandirian Energi, hingga berbagai program prioritas pemerintah pusat lainnya.
Koordinator aksi, Yana Suryana, menyebut jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 8.000 orang. Menurutnya, angka tersebut belum mewakili seluruh pekerja MBG di Kabupaten Tasikmalaya yang diperkirakan mencapai 14.000 orang dan tersebar di sekitar 280 dapur MBG yang telah beroperasi.
Dalam orasinya, Yana mengatakan aksi tersebut merupakan respons atas berbagai penolakan terhadap program strategis nasional yang menurutnya tidak didasarkan pada penilaian objektif, melainkan dipengaruhi kepentingan politik pihak-pihak yang belum menerima hasil Pemilihan Presiden.
Pada kesempatan itu, Yana juga melontarkan pernyataan bernada ancaman. Ia mengatakan apabila Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak mendukung aspirasi massa atau berencana menghentikan Program Makan Bergizi Gratis maupun program strategis nasional lainnya, dirinya akan mengajak peserta aksi untuk mengumpulkan dana membeli bensin dan membakar Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Selain itu, Yana menegaskan selama ini pihaknya merasa kerap menerima kritik dan sorotan negatif karena mendukung program Presiden Prabowo. Ia juga mengajak massa mendukung Presiden Prabowo untuk dua periode.
Aspirasi peserta aksi diterima langsung oleh Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi bersama Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat. Keduanya menyatakan komitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Asep mengaku telah berkomunikasi dengan Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin terkait aspirasi yang disampaikan massa.
“Kami memastikan akan memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah pusat. Semangat berbagai program strategis nasional ini adalah membangun ekonomi mulai dari akar rumput agar pertumbuhan ekonomi dirasakan masyarakat paling bawah,” kata Asep.
Ia menjelaskan dukungan tersebut mencakup Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Ketahanan Pangan, Ketahanan Energi, Sekolah Rakyat, Sekolah Nusantara Terintegrasi (SNT), revitalisasi SD dan SMP yang memperoleh anggaran hampir Rp100 miliar dari pemerintah pusat, hingga pembangunan akses jalan Papayan-Cikalong melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah.
Asep juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu mendukung sekaligus memanfaatkan berbagai program tersebut. Namun, ia menegaskan seluruh pelaksanaannya harus sesuai aturan dan dilaksanakan secara bertanggung jawab.
“Kami juga mendukung penuh pemberantasan korupsi dalam seluruh program yang dicanangkan pemerintah,” ujarnya.
Senada dengan pemerintah daerah, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat menyatakan lembaga legislatif mendukung seluruh program pemerintah pusat.
“Saya sebagai yang pegang palu akan menyetujui semuanya,” ujar Budi.
Meski demikian, ia menegaskan DPRD tetap akan menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, apabila ditemukan pelanggaran atau penyimpangan yang terus berulang, DPRD tidak akan segan memberikan rekomendasi penutupan terhadap pelaksana program yang bermasalah.
Aksi yang mendapat pengawalan aparat kepolisian tersebut berlangsung tertib. Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri sekitar pukul 11.00 WIB tanpa terjadi gangguan keamanan.


