July 26, 2026
Bandung, Jawa Barat
Tasikmalaya

Ubah Sampah Organik Jadi Karbol Ramah Lingkungan, Inovasi RSUD KHZ Musthafa Hemat Biaya Operasional dan Raih Prestasi

Lingkup.id, Tasikmalaya – Pengelolaan limbah organik di RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya menghadirkan terobosan yang tidak hanya berdampak bagi lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit. Melalui inovasi EMBOL (Eco Enzyme Karbo), limbah dapur berupa kulit buah dan sisa sayuran diolah menjadi cairan pembersih lantai yang ramah lingkungan, efektif membunuh kuman, serta mampu menekan biaya pembelian karbol.

Inovasi tersebut mengantarkan Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) RSUD KHZ Musthafa, Donni Pujiyono, meraih Peringkat III ASN Berprestasi Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026 pada kategori inovasi.

Direktur RSUD KHZ Musthafa, dr. Hj. Eli Hendalia, M.H.Kes, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sistem pengelolaan limbah yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah inovasi ini berhasil meraih Juara III ASN Berprestasi Kabupaten Tasikmalaya. Bagi kami, penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi langkah awal untuk mengembangkan pengelolaan limbah yang lebih komprehensif dan memberi manfaat lebih luas,” ujar dr. Eli.

Ia menjelaskan, inovasi EMBOL lahir dari upaya memanfaatkan limbah organik yang selama ini belum dimaksimalkan, terutama kulit buah yang berasal dari Instalasi Gizi rumah sakit. Limbah tersebut difermentasi menjadi eco enzyme, kemudian dikembangkan menjadi cairan pembersih lantai dengan aroma alami dari kulit buah.

“Selama ini kulit buah hanya menjadi sampah. Kini kami manfaatkan sebagai bahan baku eco enzyme yang kemudian diolah menjadi karbol pembersih lantai. Aroma alami dari kulit buah juga memberikan keharuman pada produk yang dihasilkan,” jelasnya.

Menurut dr. Eli, keberhasilan inovasi tersebut didukung oleh sistem pemilahan sampah yang telah diterapkan di lingkungan rumah sakit. Seluruh limbah domestik dipisahkan sejak dari sumbernya sehingga limbah organik dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi.

“Semua limbah domestik kami lakukan pemilahan terlebih dahulu. Dari proses itu, limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan nilai manfaat bagi rumah sakit,” katanya.

Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD KHZ Musthafa menghasilkan limbah organik sekitar 20 hingga 30 kilogram setiap hari, terutama dari aktivitas Instalasi Gizi. Limbah berupa kulit buah, sisa sayuran, dan bahan organik lainnya yang sebelumnya berakhir di tempat pembuangan sementara, kini dimanfaatkan sebagai bahan baku inovasi.

Tim Tenaga Sanitasi Lingkungan kemudian mengembangkan proses fermentasi sederhana menggunakan air dan molase selama kurang lebih tiga bulan untuk menghasilkan cairan eco enzyme yang memiliki kandungan antiseptik alami.

Donni Pujiyono mengatakan, inovasi EMBOL memberikan manfaat ganda, yakni mengurangi volume limbah organik sekaligus menekan pengeluaran rumah sakit untuk pembelian cairan pembersih lantai.

“Dengan inovasi ini, sampah organik yang sebelumnya menjadi limbah kini berubah menjadi produk yang bermanfaat. Selain mengurangi sampah, rumah sakit juga dapat menghemat biaya pembelian cairan pembersih lantai hingga jutaan rupiah,” ujarnya.

Setelah melalui proses fermentasi, eco enzyme kemudian dipadukan dengan sejumlah bahan pendukung hingga menjadi produk pembersih lantai yang diberi nama EMBOL (Eco Enzyme Karbo).

Sebelum digunakan dalam operasional rumah sakit, produk tersebut telah melewati serangkaian pengujian, mulai dari uji fisik hingga uji laboratorium di laboratorium yang telah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Hasil pengujian menunjukkan EMBOL efektif menurunkan jumlah mikroorganisme pada permukaan lantai sehingga aman digunakan sebagai cairan pembersih.

EMBOL sendiri telah dimanfaatkan dalam operasional RSUD KHZ Musthafa selama sekitar enam bulan. Selama masa penggunaan tersebut, kualitas produk dinilai sangat baik dengan daya bersih yang mampu bersaing dengan produk komersial yang sebelumnya digunakan rumah sakit.

 

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px