November 3, 2026
Bandung, Jawa Barat
Tasikmalaya

Tak Hanya Tilang, Operasi Patuh Lodaya 2026 di Tasikmalaya Sasar Keselamatan Sopir

Lingkup.id, Tasikmalaya — Pendekatan humanis mewarnai pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Tasikmalaya di kawasan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Selain menertibkan pelanggaran lalu lintas, petugas memberikan edukasi keselamatan sekaligus menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi yang melintas.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan terhadap pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi pengemudi angkutan barang dan penumpang yang memiliki tanggung jawab besar selama perjalanan.

Dalam operasi tersebut, petugas menyasar sejumlah pelanggaran prioritas yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Di antaranya, melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta memarkirkan kendaraan di bahu jalan.

Petugas juga memberikan perhatian terhadap pelanggaran yang dilakukan pengemudi angkutan barang, mulai dari kebiasaan merokok saat mengemudi hingga membawa muatan melebihi kapasitas atau overload.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, mengatakan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 mengedepankan langkah preemtif dan edukasi kepada masyarakat sebelum dilakukan penindakan hukum.

”Hari ini kita menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 di Polres Tasikmalaya. Sasarannya ada beberapa, utama seperti melawan arus, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan TNKB, hingga berhenti di bahu jalan,” kata Dian.

Menurut Dian, pelanggaran muatan berlebih pada kendaraan angkutan barang menjadi salah satu perhatian serius karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan dengan dampak yang fatal.

Meski demikian, petugas tetap mengutamakan edukasi dan teguran sebelum mengambil langkah penindakan. Tilang manual diterapkan sebagai upaya terakhir apabila pengemudi tetap mengulangi pelanggaran setelah berkali-kali diingatkan.

”Di samping pelanggaran prioritas, kami juga menemukan pelanggaran lain seperti truk kayu dengan kelebihan muatan. Untuk saat ini kita lakukan edukasi dulu. Setelah diingatkan berkali-kali tetapi tetap melanggar, baru kita beri tindakan tilang manual. Pada dasarnya yang diperbanyak adalah tilang elektronik,” tuturnya.

Selain pelanggaran muatan, kebiasaan merokok saat mengemudi juga menjadi perhatian petugas. Abu rokok yang beterbangan berisiko mengganggu pandangan pengendara lain di belakangnya sehingga dapat membahayakan keselamatan di jalan raya.

Dian juga menyayangkan masih adanya pengguna jalan yang memilih berputar arah atau menghindari pemeriksaan karena tidak membawa dokumen kendaraan maupun tidak menggunakan helm. Padahal, operasi tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kepatuhan dan melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pengemudi

Tidak hanya berfokus pada penertiban, Satlantas Polres Tasikmalaya turut menggandeng Tim Dokkes Polres Tasikmalaya untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di lokasi operasi.

Layanan tersebut menyasar pengemudi angkutan barang dan penumpang yang melintasi jalur utama Singaparna. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis kepolisian untuk meningkatkan perhatian pengemudi terhadap kondisi fisik saat berkendara.

Salah satu pengemudi yang mendapatkan pemeriksaan adalah Hasan (55), sopir truk boks pengangkut kerupuk asal Garut dengan tujuan Tasikmalaya. Saat melintas di lokasi operasi, ia dihentikan petugas karena kedapatan merokok saat mengemudi dan tidak mengenakan sabuk pengaman atau safety belt.

Setelah dihentikan, Hasan mendapatkan edukasi keselamatan dari petugas serta menjalani pemeriksaan fisik ringan oleh tim medis di lokasi.

Hasan mengakui dirinya merokok saat mengemudi untuk mengusir rasa kantuk selama perjalanan. Namun, ia menilai edukasi yang diberikan petugas bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan berkendara.

”Tadi merokok karena ngantuk di jalan. Tapi edukasi dari petugas ini sangat bagus untuk keselamatan di jalan raya. Sekarang saya sadar dan tidak akan merokok lagi saat mengendarai kendaraan,” ujar Hasan.

Melalui Operasi Patuh Lodaya 2026, Satlantas Polres Tasikmalaya berharap kombinasi edukasi, penindakan yang terukur, dan pelayanan kesehatan dapat mendorong perubahan perilaku pengguna jalan.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, tetapi juga menekan risiko kecelakaan serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

 

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px