Lingkup.id Jawa Barat Garut OJK Dorong TPAKD Garut Perluas Akses Keuangan untuk Perkuat UMKM, Pertanian, dan Pariwisata
Garut

OJK Dorong TPAKD Garut Perluas Akses Keuangan untuk Perkuat UMKM, Pertanian, dan Pariwisata

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Garut — Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut terus memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan guna memperluas akses keuangan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Garut yang digelar di Garut, Selasa (4/3/2026).

Rapat pleno ini dihadiri Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana, serta anggota TPAKD dan para pemangku kepentingan terkait.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 TPAKD Kabupaten Garut telah merealisasikan delapan program kerja yang berfokus pada peningkatan akses keuangan masyarakat, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi perempuan dan kelompok disabilitas.

“Delapan program yang telah dilaksanakan sepanjang 2025 menjadi upaya nyata dalam memperluas akses dan pemanfaatan layanan keuangan formal oleh masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Nofa.

Lebih lanjut, OJK mendorong penguatan Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) dan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) melalui pendekatan berbasis klaster dan ekosistem. Pendekatan ini ditujukan agar pembiayaan yang disalurkan lebih produktif dan berkelanjutan. Melalui PED, pengembangan difokuskan pada sektor unggulan daerah seperti peternakan dan pertanian, sementara EKI mengintegrasikan seluruh rantai nilai produksi, distribusi, hingga pemasaran dengan layanan keuangan formal.

Pada 2026, EKI direncanakan dikembangkan di Desa Wisata Tepas Papandayan guna mendukung potensi pariwisata dan ekonomi kreatif lokal melalui perluasan akses pembiayaan dan literasi keuangan. Sebelumnya, implementasi EKI di Desa Wisata Sindangkasih pada 2024 menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pelaku usaha serta pemanfaatan layanan keuangan formal.

Selain itu, TPAKD Kabupaten Garut melanjutkan penguatan klaster peternak domba serta mendukung program UPLAND untuk komoditas kentang sebagai langkah meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian unggulan daerah. TPAKD juga memperkenalkan program BEREHAN (Berbagi Hewan Kurban) yang bertujuan memberdayakan peternak lokal melalui skema penyediaan hewan kurban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sehingga menciptakan kepastian pasar bagi peternak.

Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan masyarakat.

“TPAKD memiliki peran strategis sebagai forum koordinasi di daerah dalam memperkuat literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendorong pembiayaan sektor produktif seperti UMKM, petani, dan peternak,” tegas Abdusy.

Melalui Rapat Pleno ini, seluruh anggota TPAKD Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses keuangan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Exit mobile version