Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya Ngopi Kupat Tahu, Kapolres Tasikmalaya Bangun Chemistry Kuat dengan Jurnalis Jelang Operasi Ketupat 2026
Tasikmalaya

Ngopi Kupat Tahu, Kapolres Tasikmalaya Bangun Chemistry Kuat dengan Jurnalis Jelang Operasi Ketupat 2026

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya – Pendekatan humanis kembali ditunjukkan Kapolres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama. Di tengah padatnya agenda pengamanan wilayah, orang nomor satu di Polres Tasikmalaya ini meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dan berdiskusi santai bersama insan pers yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Jurnalis Polres Tasikmalaya, Rabu (11/2/2026).

Berlokasi di Warung Kupat Tahu Mangunreja, Jalan Raya Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, pertemuan dikemas sederhana namun penuh keakraban. Sambil menikmati kupat tahu legendaris, Kapolres dan para jurnalis terlibat dialog terbuka seputar isu kamtibmas hingga agenda strategis kepolisian ke depan.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra Polri, bukan sekadar peliput kegiatan kepolisian.

“Bagi kami, rekan-rekan jurnalis adalah mitra strategis Polri. Sinergi ini tidak hanya soal pemberitaan, tetapi juga soal silaturahmi dan membangun ikatan kekeluargaan yang kuat,” ujar AKBP Wahyu.

Menurutnya, keberadaan Pokja Jurnalis Polres Tasikmalaya sangat membantu Polri dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), khususnya melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada publik.

AKBP Wahyu juga secara khusus meminta dukungan media dalam mengawal dan menyosialisasikan agenda besar Polri, salah satunya Operasi Keselamatan Lodaya 2026 yang saat ini tengah berjalan, serta Operasi Ketupat Lodaya 2026 menjelang arus mudik Lebaran.

“Kami berharap dukungan dari rekan-rekan media untuk mengedukasi masyarakat. Tujuannya agar mudik Lebaran nanti bisa berjalan aman, tertib, dan nyaman,” tambahnya.

Meski menjalin hubungan yang dekat, Kapolres menegaskan bahwa Polres Tasikmalaya tetap membuka ruang kritik dari media sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Kami tidak anti kritik. Masukan yang membangun justru kami perlukan demi perbaikan dan kemajuan institusi,” tegasnya.

Ia pun berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus berlanjut, baik dalam bentuk diskusi santai maupun agenda kebersamaan lainnya, termasuk rencana buka puasa bersama di bulan Ramadan mendatang.

Sementara itu, Ketua Pokja Jurnalis Polres Tasikmalaya, Deden Rahadian, mengapresiasi langkah Kapolres yang dinilainya menunjukkan keterbukaan dan komitmen membangun komunikasi dua arah dengan insan pers.

“Kami siap bersinergi dan berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya, baik dalam pemberitaan maupun menyampaikan masukan jika di lapangan terdapat hal-hal yang perlu diluruskan,” ujar Deden.

Ia menegaskan bahwa Pokja Jurnalis Polres Tasikmalaya terdiri dari jurnalis lintas platform—televisi, cetak, online, hingga radio—yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas.

“Kami juga terbuka jika ada anggota kami yang dinilai melenceng atau ‘nakal’ dalam bekerja. Teguran dan komunikasi dua arah sangat penting agar profesionalisme tetap terjaga,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi ringan mengenai perkembangan isu aktual di wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya, sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga kondusivitas daerah melalui sinergi Polri dan media.

Exit mobile version