Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya Musycab Perdana se-Jawa Barat Digelar di Tasikmalaya, PAN Bidik Lonjakan Suara hingga 100 Persen
Tasikmalaya

Musycab Perdana se-Jawa Barat Digelar di Tasikmalaya, PAN Bidik Lonjakan Suara hingga 100 Persen

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tasikmalaya menggelar Musyawarah Cabang (Musycab) VI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN se-Kabupaten Tasikmalaya di Gedung MUI Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (31/06/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan mesin politik partai dalam menghadapi Pemilu mendatang. Melalui agenda tersebut, PAN menargetkan peningkatan perolehan suara hingga 100 persen dibandingkan hasil pemilu sebelumnya.

Ketua DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya, Asep Dzulfikri, menegaskan bahwa Musycab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan langkah strategis untuk menyatukan visi seluruh kader dalam menghadapi kontestasi politik ke depan.

“Momentum musyawarah cabang ini adalah momentum untuk menyatukan visi bersama, bahwa PAN Kabupaten Tasikmalaya akan mencetak sejarah baru dalam perolehan suara tertinggi. Jadi pada pemilu yang akan datang kami menargetkan peningkatan perolehan suara sebesar 100 persen,” ujar Asep.

Menurutnya, target tersebut didasarkan pada capaian PAN pada Pemilu sebelumnya yang berhasil meraih sekitar 82 ribu suara. Pada Pemilu mendatang, partai berlambang matahari putih itu menargetkan perolehan hingga 164 ribu suara.

“Pada pemilu yang lalu PAN memperoleh 82.000 suara, maka pemilu yang akan datang target perolehan suara sebesar 164.000 suara. Itu juga akan berimplikasi pada perolehan jumlah kursi di DPRD,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, PAN Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan rekrutmen kader secara lebih masif dengan menghadirkan kombinasi wajah lama dan wajah baru yang dinilai memiliki kapasitas dan kesiapan dalam memperjuangkan program partai.

“Ada wajah baru. Rata antara yang baru dengan yang lama. Baik yang baru maupun yang lama semua hasil dari verifikasi dan rekrutmen yang lebih massif. Spesifikasinya juga lebih matan, lebih siap untuk berjuang bersama kami,” ungkap Asep.

Selain memperkuat struktur kepengurusan, para kader yang telah direkrut juga akan dibekali berbagai program yang berorientasi langsung kepada kebutuhan masyarakat.

“Semua kader yang sudah kami rekrut ini akan kami bekali dengan berbagai macam program yang lebih menyentuh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (BPOK) PAN Jawa Barat, Dani Mardani, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musycab serentak di Kabupaten Tasikmalaya menjadi yang pertama digelar di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan kesiapan organisasi dalam menghadapi agenda politik mendatang.

“Musyawarah cabang se-Kabupaten Tasikmalaya ini merupakan yang pertama di Jawa Barat. Maka dari itu kami selaku DPOK Jawa Barat sangat mengapresiasi langkah cepat ini. Karena memang saya melihat Kabupaten Tasikmalaya ini memiliki kesiapan yang sangat luar biasa,” kata Dani.

Ia menambahkan, respons cepat dari jajaran PAN Kabupaten Tasikmalaya terlihat sejak proses penjaringan calon ketua dan anggota formatur di tingkat kecamatan.

“Maka ketika kemarin kami mengintruksikan agar segera melakukan rekrutmen calon ketua dan anggota formatur, alhamdulillah DPD PAN Kabupaten Tasikmalaya sangat luar biasa,” ujarnya.

Dani menjelaskan, Musycab merupakan bagian dari upaya penguatan struktur organisasi sekaligus penyusunan program kerja yang berorientasi pada kemenangan partai dalam Pemilu Legislatif.

“Kemudian juga musycab ini merupakan ikhtiar kami dalam penguatan struktur dan penyusunan program dalam konteks kepentingan pemenangan. Karena kami mempunyai target paling tidak dalam satu Dapil itu satu kursi,” katanya.

Bagi daerah pemilihan yang saat ini telah memiliki kursi di legislatif, PAN menargetkan peningkatan capaian pada pemilu berikutnya.

“Bagi Dapil yang sudah punya kursi kami punya ekspektasi dan dorongan agar digandakan,” tambah Dani.

Di tingkat provinsi, PAN Jawa Barat menargetkan seluruh proses Musycab rampung pada akhir Juni 2026 sebagai bagian dari agenda restrukturisasi organisasi.

“Untuk daerah lain kami targetkan akhir bulan ini sudah selesai. Jadi 30 Juni ini semua cabang di Jawa Barat sudah Musycab,” ujarnya.

Meski fokus utama saat ini adalah menghadapi Pemilu Legislatif, PAN tetap membuka peluang bagi kader-kader terbaik untuk dipersiapkan menghadapi kontestasi politik berikutnya.

“Fokus kami hari ini pada restrukturisasi pengurus partai. Target pemenangan Pileg dulu. Pilkada masih jauh, tapi tetap mengharapkan kader terbaik untuk kontestasi,” pungkasnya.

Exit mobile version