Lingkup.id, SUBANG — Kabupaten Subang, Jawa Barat, terus mengembangkan potensi sport tourism atau pariwisata berbasis olahraga. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan olahraga gateball di kawasan wisata Sariater.
Keberadaan lapangan gateball di kawasan wisata Sariater diharapkan menjadi langkah awal untuk semakin memperkenalkan olahraga tersebut kepada masyarakat. Selain sebagai sarana olahraga rekreasi, gateball juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung promosi pariwisata di Kabupaten Subang.
Potensi tersebut terlihat dalam gelaran Sariater Open Jambore Gateball Turnamen ke-4 yang diikuti peserta dari 13 provinsi dengan total 605 orang.
Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkenalkan berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Subang.
Para atlet, pendamping, maupun tamu yang datang dari luar daerah dapat menikmati kawasan wisata Sariater sekaligus berkunjung ke sejumlah destinasi wisata lainnya, mencicipi kuliner khas, serta mengenal produk-produk UMKM lokal.
Olahraga Strategis dan Ramah Lintas Usia
Gateball merupakan olahraga beregu asal Jepang yang mengandalkan ketepatan, konsentrasi, strategi, dan kerja sama tim.
Olahraga ini dimainkan dengan menggunakan stik berbentuk palu untuk memukul bola melewati tiga gawang kecil secara berurutan hingga mencapai tiang sasaran.
Permainan gateball memadukan unsur olahraga seperti golf dan biliar dengan strategi permainan yang membutuhkan perhitungan layaknya catur.
Pertandingan gateball juga relatif singkat, yakni berlangsung selama 30 menit. Kondisi tersebut membuat permainan ini membutuhkan strategi yang matang dari setiap anggota tim dalam memanfaatkan waktu dan menentukan pukulan.
Selain itu, gateball tergolong olahraga yang dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia karena tidak melibatkan kontak fisik antarpemain dan memiliki aktivitas fisik yang relatif ringan.
Karakteristik tersebut membuat gateball berpotensi dikembangkan sebagai olahraga rekreasi keluarga sekaligus bagian dari pengembangan wisata berbasis olahraga.
Berpeluang Dorong Pariwisata Subang
Peserta turnamen, Dwi, menilai gelaran gateball di kawasan wisata Sariater dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan olahraga tersebut sekaligus potensi wisata Kabupaten Subang.
“Gelarannya di kawasan wisata Sariater diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengembangkan sport tourism di Kabupaten Subang,” ujar Dwi. Kamis, (27/08/2026).
Menurutnya, kehadiran atlet dari berbagai provinsi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata Subang kepada masyarakat dari luar daerah.
“Selain memperkenalkan gateball kepada masyarakat, kehadiran atlet dari berbagai provinsi juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata Subang ke masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, penyelenggara Sariater Open Jambore Gateball Turnamen ke-4, Metty Hendriatty, turut mendorong agar kegiatan olahraga seperti gateball dapat terus dikembangkan di kawasan wisata.
Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi, tetapi juga mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan melalui berbagai kegiatan dan kompetisi.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, juga menilai penyelenggaraan turnamen gateball memiliki peluang untuk memperkuat sinergi antara sektor olahraga dan pariwisata.
Kegiatan yang menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah dinilai dapat memberikan dampak terhadap sektor ekonomi lokal, terutama hotel, kuliner, transportasi, dan pelaku UMKM.
Dengan semakin banyaknya kegiatan olahraga yang digelar di destinasi wisata, Kabupaten Subang berpeluang memperkuat konsep sport tourism sekaligus mengenalkan berbagai potensi wisata kepada masyarakat luas.
Gateball pun diharapkan tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi dan rekreasi, tetapi juga menjadi salah satu daya tarik baru yang mampu menggabungkan aktivitas olahraga dengan pengalaman berwisata di Kabupaten Subang.(HR)


