Uncategorized

Kwarda Jabar Mobilisasi Pramuka Peduli Turun ke Titik Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat

Kwarda Jabar Mobilisasi Pramuka Peduli Turun ke Titik Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat
Kwarda Jabar Mobilisasi Pramuka Peduli Turun ke Titik Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat

Lingkup.id, Bandung BaratSuasana Desa Pasirlingu, Kecamatan Cisarua, mendadak berubah pada Sabtu (24/1/2026) dini hari akibat bencana longsor. Intensitas hujan yang tinggi sejak malam sebelumnya memicu pergerakan tanah skala besar yang menimbun pemukiman warga saat sebagian besar penghuninya masih terlelap.

Data sementara di lapangan menunjukkan skala kerusakan yang masif. Sebanyak 30 hingga 35 rumah warga dilaporkan tertimbun material longsoran. Ratusan warga kini kehilangan tempat tinggal dan harus dievakuasi ke titik-titik aman guna menghindari potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil.

Pantauan di lokasi menunjukkan material tanah dan puing bangunan menutup akses utama, membuat proses evakuasi memerlukan koordinasi cepat. Menanggapi situasi darurat ini, Gerakan Pramuka Kwarda Jawa Barat langsung melakukan mobilisasi kekuatan.

Sebanyak 60 personel Pramuka Peduli yang didatangkan dari enam wilayah berbeda—Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Cimahi, Cianjur, hingga Purwakarta yang dikoordinir oleh Jabar Scout Rescue terlihat sudah berada di titik nol bencana.

Para relawan berbaju cokelat ini tidak bekerja sendiri. Mereka membagi tim untuk menyisir area yang tertimbun dan membantu warga menyelamatkan barang yang masih tersisa. Kolaborasi lintas wilayah ini menjadi tumpuan utama dalam percepatan penanganan dampak bencana di lapangan.

Sebagai pusat komando dan bantuan, Kwarda Jabar telah mengaktifkan Posko Darurat yang berlokasi di SD Karya Bakti Desa Pasirlingu. Fasilitas pendidikan ini kini beralih fungsi menjadi pusat koordinasi logistik dan pendataan bagi ratusan warga yang terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan bersama personel Pramuka masih terus bersiaga. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh warga yang berada di zona merah telah bergeser ke tempat penampungan, sementara pembersihan material terus diupayakan di tengah cuaca yang masih sulit diprediksi.

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px