Lingkup.id Jawa Barat Tasikmalaya KNPI Kab. Tasikmalaya Dorong Pemuda Jadi Penggerak UMKM Digital, Libatkan Kolaborasi Lintas Sektor
Tasikmalaya

KNPI Kab. Tasikmalaya Dorong Pemuda Jadi Penggerak UMKM Digital, Libatkan Kolaborasi Lintas Sektor

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Tasikmalaya – Kepengurusan baru Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2029 langsung mengusung misi besar menjadikan pemuda sebagai motor penggerak ekonomi berbasis digital melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus yang dirangkaikan dengan Ekspos Produk Unggulan UMKM Juara di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (11/7/2026). Agenda tersebut menjadi simbol perubahan arah gerakan KNPI yang tidak lagi berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi mendorong lahirnya kolaborasi nyata untuk memperkuat ekonomi daerah.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Burhanudin Muslim, mengatakan kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk menjadikan KNPI sebagai organisasi yang mampu menyatukan seluruh elemen kepemudaan dalam menghadapi tantangan zaman.

“KNPI harus menjadi rumah besar bagi seluruh organisasi kepemudaan tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun kelompok,” ujar Burhanudin.

Menurutnya, percepatan pembangunan daerah membutuhkan peran aktif generasi muda, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pengembangan ekonomi kreatif. Karena itu, penyelenggaraan ekspos UMKM menjadi langkah awal membangun sinergi antara pemuda, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan berbagai komunitas.

“KNPI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan berbagai komunitas agar potensi pemuda dapat berkembang secara optimal,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Digitalisasi, Tiar Nabilla Karbala, menilai transformasi digital menjadi salah satu kunci agar UMKM Tasikmalaya mampu bersaing. Pemanfaatan teknologi, seperti sistem pembayaran nontunai (QRIS) hingga pencatatan keuangan otomatis, dinilai dapat meningkatkan daya saing pelaku usaha.

“Pemuda daerah harus mengambil peran intervensi sebagai pendamping digital bagi para pelaku usaha, bukan sekadar menjadi penonton,” katanya.

Tiar juga menegaskan bahwa pelatihan UMKM harus mampu melahirkan pelaku usaha baru dari kalangan generasi muda. Menurutnya, organisasi kepemudaan juga perlu membangun kemandirian dengan memperluas jejaring kemitraan dan tidak hanya mengandalkan dukungan anggaran pemerintah.

“Termasuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, sembari tetap memperkuat sinergi dengan pemerintah,” ucap Tiar.

Sementara itu, Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, mengapresiasi konsep pelantikan yang dipadukan dengan pameran produk unggulan daerah. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan kepedulian KNPI terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah daerah berharap kepengurusan ini tidak hanya memperkuat soliditas internal, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis dalam mencetak wirausaha baru dan mengakselerasi penyerapan tenaga kerja di sektor digital,” pungkasnya.

 

 

Exit mobile version