Lingkup.id, Tasikmalaya – Suasana penuh emosi mewarnai Pendopo Kabupaten Tasikmalaya saat Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi secara resmi melepas keberangkatan Zildan Muhammad Rizki (20), petinju muda potensial binaan Pertina Kabupaten Tasikmalaya, yang akan berlaga di ajang tinju profesional tingkat nasional.
Momen tersebut menjadi sangat menyentuh ketika Wakil Bupati Tasikmalaya tampak menitikkan air mata saat memeluk Zildan. Atlet asal Kampung Sukamulya, Kecamatan Singaparna, itu akan menjalani laga penting yang disiarkan nasional melalui TVRI Senayan, Jakarta, pada 13 Februari 2026.
Zildan dijadwalkan tampil dalam gelaran Victoria Novianti Widjaja Boxing Promotion Indonesia (VNW–BPI), mewakili Jawa Barat, menghadapi petinju asal Sumatera Utara, Daniel Limbong.
Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi menilai keberangkatan Zildan memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar agenda olahraga.
“Ini bukan hanya soal naik ring. Zildan membawa harapan dan kebanggaan Tasikmalaya. Ia membuktikan bahwa pemuda daerah mampu bersaing di level nasional,” ujar Asep.
Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembinaan atlet. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan pihak swasta menjadi kunci utama.
“Zildan adalah pemantik semangat. Ketika ada atlet berprestasi, sudah seharusnya kita hadir untuk mendukung dan mengawal masa depannya,” katanya.
Keberangkatan Zildan ke Jakarta turut didampingi jajaran Pertina Kabupaten Tasikmalaya, setelah sebelumnya dilepas secara resmi oleh Wakil Bupati, Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, serta perwakilan Disparbudpora Kabupaten Tasikmalaya.
Bentuk dukungan juga datang dari Sera Sani Foundation. Sera Sani Verana, yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Pemuda Disparbudpora Kabupaten Tasikmalaya, menyerahkan bantuan uang pembinaan secara langsung.
“Kami melihat Zildan sebagai aset daerah. Lewat panggung nasional ini, Tasikmalaya akan semakin dikenal. Kami berharap prestasinya memicu lahirnya atlet-atlet baru,” ujar Sera.
Nama Zildan cukup dikenal di kalangan tinju Jawa Barat. Di bawah arahan pelatih Dede Chema, ia telah mencatatkan sejumlah prestasi bergengsi, antara lain:
– Juara pertama Kejuaraan Antar Sasana se-Jawa Barat (60+ kg)
– Juara pertama Kejuaraan Antar Sasana Kabupaten Ciamis (60+ kg)
– Juara pertama Kejuaraan Tinju se-Priangan Timur.
– Peraih medali emas BK Porprov di Pelabuhan Ratu, Desember 2025.
Berbekal pengalaman tersebut, Zildan mengaku siap memberikan penampilan terbaiknya di Jakarta.
“Saya akan bertarung maksimal dan membawa nama Tasikmalaya dengan penuh tanggung jawab,” ucap Zildan optimistis.
Sementara itu, Dede Chema memastikan anak asuhnya telah menjalani persiapan matang, baik fisik maupun mental.
“Latihan intens sudah kami jalani. Kini tinggal memohon doa dan restu agar diberikan kelancaran dan hasil terbaik,” katanya.
Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya Erry Purwanto menyebut Zildan sebagai salah satu atlet dengan potensi besar. Ia bahkan menjulukinya sebagai “Elias Pical-nya Tasikmalaya”, merujuk pada konsistensi prestasi dan keberaniannya menembus level profesional.
Erry juga menyampaikan bahwa selain tinju, Tasikmalaya tengah mengirimkan atlet ke berbagai cabang olahraga lainnya. Sebanyak lima atlet triathlon akan berlaga di Kejurnas Triathlon Ancol, Jakarta, pada 14–15 Februari 2026.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Semoga Zildan di Senayan dan atlet triathlon di Ancol bisa pulang membawa prestasi untuk Tasikmalaya,” pungkas Erry.


