Lingkup.id Jawa Barat Sumedang Bukan Sekadar Berebut Piala, Sumedang English Olympiad 2026 Asah Keberanian Pelajar
Jawa Barat Sumedang

Bukan Sekadar Berebut Piala, Sumedang English Olympiad 2026 Asah Keberanian Pelajar

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Sumedang – Ratusan pelajar tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) ambil bagian dalam Sumedang English Olympiad: The Tournament of English 2026 yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jawa Barat, Sabtu (5/9/2026).

Ajang yang memperebutkan Kapolres Sumedang Cup tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk menguji kemampuan bahasa Inggris sekaligus melatih keberanian dan keterampilan komunikasi.

Peserta kompetisi tidak hanya berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Sumedang. Sejumlah peserta juga datang dari wilayah Bandung Raya hingga daerah lainnya, sehingga persaingan dalam olimpiade berlangsung lebih beragam.

Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan peringatan 13 Years Anniversary DS Public Speaking Center. Penyelenggaraannya merupakan hasil sinergi antara Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dan DS Public Speaking Center.

Founder DS Public Speaking Center, Fadila Rahmatunnisa mengatakan, tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme pelajar terhadap kegiatan yang memadukan kemampuan bahasa Inggris dan komunikasi.

Ia menyebut peserta berasal dari berbagai sekolah dan sejumlah daerah. Kondisi tersebut membuat perayaan ulang tahun ke-13 DS Public Speaking Center tahun ini berlangsung dengan partisipasi yang cukup besar.

“Animo masyarakat sangat luas sekali, baik dari tingkat SD, SMP, dan juga SMA. Itu bisa terlihat dari jumlah peserta yang mencapai ratusan peserta dari berbagai sekolah,” ujar Fadila.

Menurut Fadila, sebagai lembaga yang berfokus pada pengembangan keterampilan komunikasi berbasis bahasa Inggris, aspek public speaking menjadi salah satu kemampuan yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut.

“Tema yang diangkat juga diarahkan untuk menggali impian dan cita-cita peserta mengenai masa depan. Pertanyaan utama yang menjadi gagasan kegiatan adalah ” What do you want to be in the future?,” ungkapnya.

Fadila menjelaskan, tema tersebut memberi kesempatan kepada peserta untuk berbicara mengenai minat, cita-cita, dan rencana karier yang mereka bayangkan.

“Jadi kita mengakomodir mimpi-mimpi dan juga cita-cita dari para peserta kami. Tentunya tentang passion and career, dan apa yang bisa mereka lakukan untuk meningkatkan Indonesia menjadi lebih baik ke depannya,” katanya.

Menurut dia, beragam cita-cita yang disampaikan peserta menjadi salah satu hal menarik dalam kompetisi. Setiap anak dinilai memiliki gagasan dan impian yang berbeda sehingga panggung olimpiade tidak hanya menjadi tempat menguji kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga ruang untuk mengekspresikan visi mereka.

Sejumlah peserta bahkan menyampaikan cita-cita yang terbilang tidak biasa, seperti ingin menjadi tank engineer hingga YouTuber.

“Ketika mereka menampilkan cita-cita yang unik, seperti ingin menjadi seorang tank engineer atau mungkin YouTuber, itu adalah hal yang sangat unik bagi kami,” tutur Fadila.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Eka Ganjar Kurniawan mengatakan, olimpiade tersebut tidak sekadar menjadi ajang untuk menentukan pemenang. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi dapat memberikan manfaat bagi perkembangan kemampuan peserta didik.

“Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang dengan DS Public Speaking,” kata Eka.

Ia menjelaskan, kompetisi dirancang untuk menambah pengalaman siswa, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, sekaligus menumbuhkan ketertarikan mereka dalam mempelajari bahasa tersebut.

“Tujuannya menambah pengalaman peserta didik, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, sekaligus meningkatkan minat siswa untuk belajar bahasa Inggris,” katanya.

Eka menilai kemampuan berbahasa Inggris saat ini semakin dibutuhkan karena ruang komunikasi dan persaingan generasi muda semakin luas. Penguasaan bahasa internasional tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu modal bagi pelajar untuk mengembangkan prestasi hingga ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Ia berharap kegiatan semacam itu dapat berkontribusi terhadap lahirnya pelajar Sumedang yang memiliki kompetensi bahasa Inggris dan daya saing yang kuat.

“Harapannya dengan kegiatan ini adalah para peserta didik yang ada di Sumedang memiliki kualitas berbahasa Inggris yang baik, yang nantinya bisa memiliki keunggulan secara kompetitif dan komparatif,” tuturnya.

Antusiasme peserta juga disebut berada di atas perkiraan panitia. Dari target awal sekitar 100 peserta, jumlah pelajar yang mengikuti kegiatan ternyata melampaui kuota tersebut.

“Antusiasmenya luar biasa. Awalnya kami membatasi peserta hanya 100 orang, tetapi ternyata yang mengikuti kegiatan ini lebih dari 100 peserta,” kata Eka.

Pelaksanaan Sumedang English Olympiad 2026 juga mendapat dukungan dari Polres Sumedang melalui penyelenggaraan Kapolres Sumedang Cup.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, mengatakan keterlibatan pihak kepolisian merupakan bagian dari kolaborasi untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, khususnya kalangan pelajar.

Menurut Awang, Polres Sumedang dan DS Public Speaking sebelumnya telah menjalin kerja sama dalam sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda.

“Memang kita berkolaborasi dengan DS Public Speaking dalam rangka pengembangan sumber daya manusia, khususnya di tingkat SD, SMP, dan SMA Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Ia menilai tersedianya ruang bagi pelajar untuk mengikuti kegiatan edukatif dan kompetitif penting untuk membantu mereka mengembangkan potensi secara positif. Kegiatan seperti olimpiade juga dapat menjadi sarana untuk mengarahkan energi generasi muda pada aktivitas yang produktif.

“Melalui Sumedang English Olympiad 2026, para pelajar diharapkan tidak hanya berkompetisi memperebutkan piala, tetapi juga mendapatkan pengalaman, keberanian tampil, serta motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan yang dapat menunjang masa depan mereka,” pungkas Awang.

Polres Sumedang, lanjut dia, berharap kerja sama dengan DS Public Speaking dapat berlanjut dan diperluas. Pembinaan tidak hanya menyentuh kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga aspek karakter serta pengembangan potensi generasi muda.

Exit mobile version