July 4, 2026
Bandung, Jawa Barat
Jawa Barat Sumedang

BPBD Sumedang Siapkan Antisipasi Kekeringan, Fokus Pemetaan Wilayah Rawan dan Distribusi Air Bersih

Lingkup.id, Sumedang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan yang diperkirakan puncaknya pada musim kemarau tahun ini.

Langkah antisipasi dilakukan lebih awal melalui pemetaan wilayah rawan serta penguatan koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Pemerintah Desa (Pemdes)

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Hendar mengatakan, hingga awal Juli 2026 belum ada wilayah yang mengalami krisis air bersih. Meski demikian, BPBD tetap bersiaga menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut periode Agustus hingga Oktober berpotensi menjadi puncak musim kemarau.

“Belum, masih bisa diantisipasi. Mungkin puncaknya nanti antara Agustus sampai Oktober menurut BMKG, mudah-mudahan tidak terjadi,” kata Hendar, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, BPBD telah mengidentifikasi sejumlah daerah yang memiliki potensi terdampak kekeringan. Beberapa wilayah tersebut berada di kawasan Sumedang Kota, Ujungjaya, dan sejumlah daerah lain yang hampir setiap musim kemarau mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Hendar menilai kondisi tahun ini relatif lebih terkendali dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal itu didukung oleh koordinasi yang lebih intensif antara PDAM dan pemerintah desa dalam memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan ketika terjadi penurunan debit air.

“PDAM selalu melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah desa. Kami hanya mendampingi dan membantu karena kami memiliki kendaraan tangki air,” katanya.

Dalam upaya penanganan, BPBD menyiagakan armada mobil tangki air yang akan digunakan untuk mendukung penyaluran air bersih apabila terjadi kekurangan pasokan di wilayah terdampak. Bantuan tersebut akan disalurkan berdasarkan hasil koordinasi bersama PDAM dan pemerintah desa setempat.

“BPBD juga memastikan setiap laporan terkait potensi maupun kejadian kekeringan akan segera ditindaklanjuti agar distribusi bantuan dapat dilakukan secara cepat. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat selama musim kemarau berlangsung,” pungkasnya.

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px