Lingkup.id Jawa Barat Sumedang Baznas Sumedang Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk 250 Anak Yatim
Jawa Barat Pendidikan Sumedang

Baznas Sumedang Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk 250 Anak Yatim

Banner Iklan 1400 x 181

Lingkup.id, Sumedang – Menyambut peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada 250 anak yatim. Kegiatan yang dikemas dalam program Lebaran Yatim tersebut berlangsung di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis (25/6/2026).

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, program tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memberikan dukungan moral kepada anak-anak yatim agar tetap optimistis menatap masa depan.

“Bantuan yang diberikan bukan sekadar santunan, melainkan pesan bahwa anak-anak yatim mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat serta kepercayaan diri mereka dalam meraih cita-cita,” kata Ayi.

Ayi menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa tas sekolah, seragam, sepatu, buku, dan perlengkapan belajar lainnya. Pemilihan jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak yang akan memasuki tahun ajaran baru.

“Momentum Muharram tahun ini bertepatan dengan pergantian tahun pelajaran, sehingga kami memilih memberikan perlengkapan sekolah agar dapat membantu kebutuhan pendidikan mereka,” katanya.

Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Baznas dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan dan tepat sasaran. Dana yang disalurkan berasal dari para muzaki, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang rutin menyalurkan zakat melalui Baznas.

“Sebanyak 250 penerima manfaat dalam kegiatan ini berasal dari wilayah perkotaan. Data anak yatim dihimpun melalui kelurahan dengan kuota dua anak dari setiap RW,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila menegaskan pentingnya menjaga semangat kepedulian sosial yang terkandung dalam bulan Muharram. Ia menyebut anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, perlindungan, dan kesempatan berkembang.

“Mari perkuat sinergi antara pemerintah, Baznas, dunia usaha, dan masyarakat agar manfaatnya semakin luas dan berdampak nyata,” kata Fajar.

Menurut Fajar, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya menghadirkan kebijakan yang inklusif agar kelompok rentan, termasuk anak yatim, tidak tertinggal dalam proses pembangunan daerah.

Kepada anak-anak yatim yang hadir, Fajar berpesan agar tetap semangat belajar dan tidak ragu menggantungkan cita-cita setinggi mungkin. Ia meyakini mereka memiliki peluang yang sama untuk meraih masa depan yang cerah melalui pendidikan dan kerja keras.

“Jadilah bintang paling bersinar karena kalian adalah pemilik masa depan negeri ini. Gantungkan cita-citamu setinggi langit, teruslah belajar dengan giat, dan jaga nilai-nilai keagamaan serta kesantunan dalam diri kalian,” pungkasnya.

Exit mobile version