Lingkup.id, Sumedang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang berkolaborasi dengan Polres Sumedang, menggelar khitanan massal di Kantor Baznas Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan ini digelar dalam rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Hari Bhayangkara ke-80, sebagai bentuk pelayanan sosial dan kepedulian kepada masyarakat.
Jumlah peserta khitanan massal disesuaikan dengan usia Hari Bhayangkara, yaitu sebanyak 80 anak dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Sumedang.
Sebelum menjalani proses khitan, para peserta terlebih dahulu menaiki kuda renggong, yang menambah suasana meriah dan memberikan pengalaman berkesan bagi anak-anak peserta khitanan massal.
Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara Baznas dan Polres Sumedang dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Ini adalah sebuah kolaborasi antara Baznas dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Sumedang. Kami bersama-sama membuat kebaikan dengan mengkhitan anak-anak tidak mampu di Kabupaten Sumedang,” kata Ayi.
Menurutnya, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang mengirimkan peserta. Selain memperoleh layanan khitan secara gratis, anak-anak juga mendapatkan hiburan budaya lokal melalui kuda renggong sebagai bentuk perhatian agar mereka merasa lebih bahagia.
“Ini bukan hanya kegiatan formal semata, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap program ini mampu memberikan semangat serta harapan bagi keluarga yang membutuhkan, sekaligus menunjukkan bahwa mereka tidak menghadapi kesulitan seorang diri,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa khitanan massal merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas.
“Dana yang dihimpun dari masyarakat dikembalikan dalam bentuk program pemberdayaan dan pelayanan sosial untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan umat di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang orang tua peserta asal Desa Cilopang, Kecamatan Cisitu, Kayat, mengaku bersyukur anaknya yang berusia lima tahun dapat mengikuti khitanan massal tanpa dipungut biaya.
Ia menyampaikan apresiasinya kepada Baznas dan seluruh pihak yang terlibat karena selain mendapatkan layanan khitan gratis, para peserta juga menerima bingkisan serta tas.
“Harapannya kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan peserta yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” pungkasnya.


