Bandung Raya Jawa Barat Pemerintah

Apa benar Pemkot Bandung tak punya anggaran RTH?

Lingkup.id, Bandung – Luasan Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung saat ini 12,56% atau sekitar 2.101,81 ha, angka itu masih jauh dari ideal 20% dari total luas wilayah.

Namun demikian kondisi RTH di kota Bandung ditegaskan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung Luthfi Firdaus, sampai saat ini masih terjaga.

“DPKP mempunyai fungsi mempertahankan fungsi dan menata RTH yang ada menjadi Ruang Terbuka Hijau Publik,” jelas Luthfi saat dihubungi, Kamis 29 Januari 2026.

Sementara itu terkait target penambahan RTH tahun ini, Luthfi tidak merincinya namun kata dia sesuai tugas pokok dan fungsi DPKP hanya mengelola Ruang Terbuka Hijau Publik yaitu penambahan Luasan RTH Publik dari serah terima PSU Perumahan dan pengadaan lahan, sesuai target pada RPJMD, tahun 2026 sebesar 0,02 %.

“Anggaran dari Pembelian lahan untuk RTH,” jelasnya enggan merinci.

Terkait banyaknya kejadian bencana longsor dan banjir, keberadaan RTH bisa meminimalisir korban dan bencana atau tidak, Lutfhi kembali menegaskan bahwa DPKP mempunyai tugas mengelola Ruang Terbuka Hijau menjadi Ruang Terbuka Hijau untuk publik seperti penataan dan pemeliharaan taman, median jalan, jalur hijau jalan, taman pulau jalan juga taman RW.

Sedang untuk meminimalisir korban bencana perlu adanya kajian yang lebih mendalam terkait dengan hal itu.

“Juga dapat di pertanyakan ke Badan Penanggulangan Bencana Kota Bandung apakah Taman Kota bisa dijadikan juga sebagai tempat evakuasi korban bencana seperti taman teggalega dan lainnya,” ujarnya.

Masih kata Lutfhi, untuk RTH di kota Bandung  ditanami jenis pohon yang disinyalir mampu menyerap dan menahan air, memberikan oksigen ataupun zat-zat baik bagi manusia.

Beberapa kriteria vegetasi untuk RTH taman kota diantaranya tanaman hias dengan bentuk ketinggian tanaman bervariasi, warna yang bervariasi dan tidak beracun, mampu menyerap cemaran udara dan tahan hama dan penyakit.

“Contoh tanaman perdu semak diantaranya Azalea, bougenvile, bakung, rumput gajah, puring, es lilin dan lain-lain. Tanaman pelindung untuk hutan kota dan jalur hijau mahoni, kibesi, pule, bungur, kihujan, felicium, glodogan tiang dan lainnya,” tutupnya.

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px