August 24, 2026
Bandung, Jawa Barat
Tasikmalaya

Aliansi Anak Bangsa Tasikmalaya Gaungkan Persatuan dan Komitmen Kawal Kebijakan Pemerintah

Lingkup.id, ​Tasikmalaya — Menyikapi dinamika sosial politik yang kian berkembang, Aliansi Anak Bangsa Kabupaten Tasikmalaya mengadakan konferensi pers guna menegaskan posisi sikap mereka. Koalisi ini berisikan berbagai elemen publik, mulai dari Gerakan Ajengan Muda (GAM), Asosiasi Pengurus Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), hingga Gerakan Pendukung Prabowo Subianto (GEMPAR).

​Ketua GAM sekaligus perwakilan aliansi tersebut, Hadis Munawir, menggarisbawahi pentingnya merawat kebersamaan nasional di tengah keberagaman latar belakang masyarakat. Ia mengimbau khalayak ramai agar senantiasa bersikap matang dan bijaksana dalam menyuarakan pendapat di ruang publik.

​Dalam kesempatan yang sama, pihak aliansi menyatakan dukungan terbuka terhadap kepemimpinan serta beragam agenda pembangunan utama yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

​”Kami dari aliansi anak bangsa sangat mendukung program Presiden Prabowo Subianto,” tutur Hadis Munawir.

​Selain itu, mereka turut menekankan pentingnya pengawasan partisipatif agar program kerakyatan berjalan dengan transparan dan tepat sasaran, yang meliputi:

​Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Dikawal agar mutunya terjamin serta dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.

​Koperasi Desa Merah Putih (KDMP): Didorong menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di pedesaan yang dikelola secara akuntabel.

​Menyinggung rencana aksi unjuk rasa menuju ibu kota, pihak aliansi melontarkan peringatan agar publik tetap waspada terhadap kemungkinan adanya kelompok-kelompok tertentu yang hendak membonceng situasi demi kepentingan provokasi.

​”Yang kami takutkan pada saat ini, gerakan-gerakan yang ingin menuju ke Jakarta ada penunggang-penunggang gelap yang nantinya bisa menimbulkan konflik horizontal antara rakyat dengan rakyat, masyarakat dengan masyarakat, daerah dengan daerah,” jelas Hadis.

​Walau demikian, mereka tetap menghargai hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat, termasuk tuntutan terkait undang-undang perampasan aset maupun hukuman berat bagi pelaku korupsi. Hanya saja, substansi aspirasi tersebut harus diperjuangkan lewat koridor damai, menjauhi kekerasan, serta mengutamakan mekanisme dialog dan musyawarah.

​Sebagai penutup rangkaian acara, koalisi ini merumuskan sejumlah seruan moral untuk menjaga stabilitas daerah maupun nasional:
1.Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengutamakan persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pandangan.
2.Menolak segala bentuk provokasi yang berisiko memecah belah warga maupun membenturkan masyarakat dengan aparat penegak hukum.
3.Mendorong penyelesaian setiap permasalahan sosial politik melalui jalur musyawarah mufakat dan dialog konstitusional.
4.Mengimbau generasi muda agar berperan aktif sebagai agen pemersatu dan pembawa solusi konstruktif bagi kemajuan bangsa.

​”Mari kita kawal pemerintahan dengan kritik yang sehat, dukungan yang konstruktif, dan partisipasi yang bertanggung jawab demi Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera,” tutup perwakilan aliansi tersebut.

 

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px