Lingkup.id, SUBANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, diminta untuk membangun Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang.
Keberadaan SMAN dinilai sangat penting untuk mempermudah akses pendidikan bagi masyarakat setempat.
Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi PAN, Mochamad Azhar Rais Alfaroby, S.T., mengatakan banyak warga yang menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan SMAN Negeri di Kecamatan Pagaden Barat.
Menurutnya, selama ini banyak siswa harus bersekolah di luar wilayah Pagaden Barat dengan jarak yang cukup jauh. Kondisi tersebut membuat orang tua harus mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi dan kebutuhan harian anak.
“Banyak masyarakat yang menyekolahkan anaknya ke luar Kecamatan Pagaden Barat sehingga harus mengeluarkan biaya lebih untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Azhar, belum lama ini.
Selain faktor jarak, sistem zonasi juga menjadi kendala bagi sebagian warga untuk mendapatkan akses pendidikan di sekolah negeri yang berada di Kecamatan Pagaden. Sementara SMAN 1 Pagaden dan SMAN 2 Pagaden juga menampung siswa dari Kecamatan Cipunagara.
“Karena itu keberadaan SMAN di Pagaden Barat sangat penting. Mengingat kewenangan SMA berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami meminta Gubernur Jawa Barat membangun SMAN di Kecamatan Pagaden Barat,” katanya.
Azhar mengungkapkan pihaknya telah berupaya menyampaikan aspirasi tersebut kepada anggota DPRD Jawa Barat dari PAN, Raden Tedi. Namun, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah belum tersedianya lahan untuk pembangunan sekolah.
Menurutnya, pembangunan SMAN membutuhkan lahan hibah dari masyarakat atau pengadaan lahan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Barat hanya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan fisik sekolah.
“Untuk membangun SMAN harus ada pihak yang menghibahkan lahan atau pemerintah daerah membeli lahan. Pemerintah Provinsi hanya menyediakan anggaran bangunannya,” jelasnya.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Subang VI yang meliputi Kecamatan Pagaden Barat, Pagaden, Cipunagara, dan Compreng itu meyakini kehadiran SMAN di Pagaden Barat akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Masyarakat akan lebih hemat pengeluaran dan lulusan SMP sederajat akan lebih mudah melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA,” ujar Bendahara DPD PAN Subang tersebut.
Sementara itu, warga Pagaden Barat, Mangun Wijaya, berharap jika pembangunan SMAN direalisasikan, lokasinya dapat diprioritaskan di Desa Margahayu atau Desa Munjul.
Menurutnya, pembangunan sekolah sebaiknya tidak berdekatan dengan SMPN 1 Pagaden Barat agar terjadi pemerataan sarana pendidikan dan mendorong tumbuhnya pusat pendidikan serta ekonomi baru di wilayah tersebut.
“Pembangunan SMAN sebaiknya berada di Desa Margahayu atau Desa Munjul. Selain pemerataan pendidikan, keberadaan sekolah juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya. (HR)


