Jawa Barat Peristiwa Subang

Status Tanggap Darurat Banjir, Dinsos Subang Prioritaskan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Para Pengungsi

Lingkup.id, Subang – Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat, menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di wilayah Pantura. Penetapan status ini dilakukan seiring meluasnya dampak banjir yang kini merendam tujuh kecamatan di wilayah utara Subang.

Banjir yang telah berlangsung selama empat hari terakhir tersebut terus meluas akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sejumlah sungai meluap. Tujuh kecamatan yang terdampak banjir meliputi Kecamatan Pamanukan, Ciasem, Blanakan, Sukasari, Legonkulon, Pusakajaya, dan Pusakanagara.

Dinas Sosial Kabupaten Subang menyampaikan, status tanggap darurat banjir ini ditetapkan hingga 7 Februari 2026 mendatang guna mempercepat penanganan dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

Dari tujuh kecamatan tersebut, Kecamatan Pamanukan menjadi wilayah terdampak paling parah. Ketinggian air di kawasan ini dilaporkan mencapai hingga 1,5 meter, merendam permukiman warga dan melumpuhkan aktivitas masyarakat.

Akibat kondisi tersebut, sebanyak 225 warga Pamanukan terpaksa mengungsi. Para pengungsi menempati sejumlah lokasi, di antaranya masjid serta area di bawah jembatan atau fly over Pamanukan yang lokasinya tidak jauh dari kawasan terdampak banjir.

Dalam masa tanggap darurat ini, Dinas Sosial Kabupaten Subang memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, selimut, pakaian layak pakai, hingga mesin penyedot air. Selain itu, pemerintah daerah juga telah mendirikan dua dapur umum untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga terdampak.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan. Pasalnya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan banjir, sekaligus memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.(HR)

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px