Lingkup.id, Tasikmalaya — Hujan deras yang mengguyur Kota Tasikmalaya, Kamis (2/4/2026) sore, memicu banjir di sejumlah ruas jalan dan menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Menghadapi situasi tersebut, jajaran Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat melakukan pengaturan kendaraan di titik-titik terdampak guna mengurai kemacetan.
Genangan air yang merendam beberapa ruas jalan membuat arus kendaraan melambat bahkan sempat mengalami kepadatan cukup signifikan. Kondisi ini mendorong aparat kepolisian untuk segera turun tangan demi menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Kapolres Tasikmalaya Kota, Andi Purwanto, bahkan turun langsung ke lapangan bersama personel TNI untuk mengatur lalu lintas di kawasan Simpang Tugu Asmaul Husna. Kehadiran pimpinan di lokasi menjadi bagian dari respons cepat dalam memastikan situasi tetap terkendali di tengah kondisi darurat.
“Kami langsung turun ke lapangan bersama anggota dan TNI untuk mengatur lalu lintas di titik-titik yang terdampak banjir, terutama di Simpang Tugu Asmaul Husna. Hal ini dilakukan agar arus kendaraan tetap berjalan dan tidak terjadi penumpukan,” ujar Andi.
Tak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, petugas juga sigap membantu pengendara yang mengalami kendala di lapangan, termasuk kendaraan yang mogok akibat terendam air. Langkah ini menjadi wujud pelayanan kepada masyarakat di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Koordinasi lintas instansi pun terus dilakukan guna memastikan penanganan banjir berjalan optimal, termasuk pemantauan genangan dan potensi gangguan lainnya di jalan raya.
Di sisi lain, kepedulian aparat juga terlihat saat personel Polres Tasikmalaya Kota bersama Babinsa Kodim 0612 Tasikmalaya membantu warga yang rumahnya terendam banjir dengan menguras air dari dalam rumah.
Kapolres turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat berkendara di tengah cuaca ekstrem serta menghindari jalur yang tergenang untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Dengan sinergi antara kepolisian dan TNI, diharapkan kondisi lalu lintas di Kota Tasikmalaya dapat segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan.


