Lingkup.id, Tasikmalaya — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Melalui kolaborasi berbagai pihak, sebanyak 1.100 keluarga kurang mampu dan anak-anak korban kekerasan menerima paket bantuan, sementara 110 anak mengikuti khitanan massal gratis dalam rangkaian kegiatan yang mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas.”
Kegiatan yang digagas Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan ramah bagi anak.
Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Irjen Kemendes PDTT Dr. Masyhudi, S.H., M.H., Pendiri Sahabat Ryano Muhamad Ryano Panjaitan, Owner Group37 H. Cahya Gandara, Ketua KPAI Pusat Dr. Aris Adi Leksono, M.M.Pd., Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Jawa Barat Fitria Ekayani, Danrem Tarumanagara Garut Kolonel Inf. Dadi Sutandi, S.E., M.M., serta Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor.
Dalam kesempatan itu, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih memberikan motivasi kepada para orang tua dan anak-anak agar terus menjadikan keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.
“Keluarga adalah tempat pertama anak belajar. Dari sanalah mereka memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan kehidupan yang semakin kompleks di masa depan,” ungkap Mayjen TNI Kosasih.
Ia juga mengajak anak-anak untuk terus semangat belajar sebagai bekal menghadapi masa depan dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Teruslah belajar, belajar, dan belajar. Persiapkan diri menghadapi masa depan yang lebih penuh tantangan dibandingkan sekarang,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Pangdam turut memberikan ucapan selamat serta hadiah kepada anak-anak yang sedang merayakan ulang tahun sebagai bentuk perhatian dan apresiasi.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan peringatan Hari Anak Nasional tahun ini. Menurutnya, kepedulian Pangdam III/Siliwangi terhadap isu perlindungan anak telah ditunjukkan jauh sebelum menjabat sebagai Pangdam.
“Beliau selalu hadir ketika anak-anak membutuhkan perlindungan. Hari ini kita bisa melihat sendiri bagaimana beliau bercengkerama, bergembira, dan memberikan perhatian langsung kepada anak-anak. Ini menjadi teladan bagi kita semua,” katanya.
Sementara itu, Owner Group37, H. Cahya Gandara, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.
“Kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa memberikan manfaat kepada masyarakat luas, bukan mengambil manfaat dari orang lain,” tutur H. Cahya Gandara.
Selain penyaluran bantuan dan khitanan massal, rangkaian Hari Anak Nasional 2026 juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni, pameran kreativitas anak, bazar UMKM, serta berbagai permainan edukatif yang melibatkan masyarakat.
Melalui sinergi yang terbangun antara pemerintah, KPAID, TNI, dunia usaha, dan masyarakat, peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Tasikmalaya menjadi bukti bahwa perlindungan anak dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, tangguh, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.


