Lingkup.id, Sumedang – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk boks dan sejumlah sepeda motor terjadi di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di wilayah Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebuah truk boks yang sedang mengalami gangguan mesin berhenti di badan jalan arah Cirebon. Kondisi jalan yang minim penerangan diduga membuat pengendara yang melintas kesulitan melihat kendaraan tersebut.
Seorang saksi mata di lokasi Away (22) menyebutkan bahwa beberapa sepeda motor yang melaju dari arah Bandung menuju Cirebon tidak sempat menghindar dan akhirnya menghantam bagian belakang truk yang sedang berhenti.
“Mobil truk ini memang lagi berhenti karena mogok, posisinya mengarah ke sana (Cirebon). Jadi banyak motor nabrak belakang mobil truk,” kata Away.
Akibat kejadian tersebut, empat sepeda motor terlibat dalam tabrakan itu. Dua kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah Honda Fazio dan Honda Scoopy. Bahkan, salah satu motor Scoopy tersangkut hingga masuk ke bagian belakang truk setelah benturan keras terjadi.
“Totalnya ada empat motor, Motor yang pertama menabrak adalah Fazio, kemudian disusul Scoopy. Kedua kendaraan itu mengalami kerusakan paling parah,” ujarnya.
Dampak kecelakaan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka. Para korban terdiri dari satu pengendara motor Fazio dan dua orang yang berada di atas motor Scoopy. Seluruh korban segera dievakuasi warga dan petugas ke Puskesmas Tanjungsari untuk mendapatkan penanganan.
“Korban ada tiga, satu orang yang pake motor Fazio, nah dua orang lagi yang di motor Scoopy,” ucapnya.
Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polres Sumedang langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sumedang, Ipda Arief mengatakan, kasus kecelakaan saat ini masih ditangani oleh petugas di lapangan.
“Peristiwa tersebut masih dalam penanganan anggota,” singkat Arief.


