Lingkup.id, Subang — Kondisi memprihatinkan terjadi di SMKN 1 Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dua bangunan yang terdiri dari ruang praktik siswa dan ruang guru mengalami kerusakan parah hingga tidak lagi layak digunakan.
Salah satu ruang praktik bahkan nyaris tidak berbentuk. Atap dan dinding bangunan tersebut telah hancur dimakan usia. Bagian dalam ruangan kini dipenuhi rumput ilalang tinggi karena sudah lama tidak difungsikan dan tidak terurus.
Kerusakan juga terjadi pada ruang guru. Dalam lima tahun terakhir, ruangan tersebut tidak lagi digunakan karena dikhawatirkan ambruk sewaktu-waktu. Sejumlah kerusakan terlihat mulai dari lantai yang terkelupas, plafon jebol, hingga kusen pintu dan jendela yang sudah tidak layak pakai.
Akibat kondisi tersebut, para guru terpaksa memindahkan aktivitas mereka ke ruangan lain demi menjaga keselamatan.
Pihak sekolah mengaku telah mengajukan permohonan rehabilitasi kepada pemerintah, namun hingga kini masih menunggu realisasi.
Samsur,
Seksi Sarana dan Prasarana SMKN 1 Patokbeusi, mengatakan bahwa kondisi bangunan yang rusak sudah berlangsung cukup lama dan semakin memburuk dari tahun ke tahun.
“Untuk ruang praktik memang sudah lama tidak digunakan karena kondisinya rusak parah. Bahkan sekarang sudah ditumbuhi ilalang. Sementara ruang guru juga sudah sekitar lima tahun dikosongkan karena dikhawatirkan membahayakan,” ujar Samsur.
Ia menambahkan, pihak sekolah sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah provinsi maupun dinas terkait agar segera dilakukan perbaikan.
“Kami sudah mengajukan rehabilitasi, dan berharap bisa segera direalisasikan. Supaya kegiatan belajar mengajar bisa berjalan normal dan fasilitas di sekolah kembali aman digunakan,” tambahnya.
Sekolah berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera merespons pengajuan tersebut, mengingat pentingnya sarana dan prasarana yang layak demi menunjang proses pendidikan yang aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pengajar.(HR)


