Informasi Jawa Barat Pemerintah Sosial & Gaya Hidup Subang

Subang Segera Punya Mal: DPRD Subang Haramkan Gusur Pedagang Pujasera

Lingkup.id, Subang – Wacana transformasi kawasan Pujasera menjadi pusat perbelanjaan modern (Mal) di Kabupaten Subang kini memasuki babak baru.

Menanggapi rencana besar yang tengah digodok Pemerintah Daerah bersama PT Subang Sejahtera (SS) tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, angkat bicara dengan nada tegas: Dukung investasi, tapi lindungi rakyat kecil.

Victor menegaskan bahwa legislatif pada prinsipnya memberikan lampu hijau terhadap setiap upaya yang mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, ia memberikan catatan tebal agar pembangunan megaproyek tersebut tidak “memakan” nasib pedagang kecil yang sudah lama menggantungkan hidup di kawasan legendaris tersebut.

Kehadiran mal pertama di Subang dinilai Victor sebagai langkah strategis untuk menggerakkan roda ekonomi dan membuka kran investasi baru.

Menurutnya, Subang sudah saatnya memiliki pusat perbelanjaan modern yang representatif.

“DPRD tentu mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan ekonomi daerah. Namun, pembangunan ini jangan hanya jadi simbol kemajuan, tapi harus dirasakan manfaat nyatanya oleh warga lokal,” ujar Victor saat diwawancarai media.

Poin paling krusial yang disoroti politisi senior ini adalah nasib para pedagang di kawasan Pasar Pujasera.

Victor mewanti-wanti agar proses pembangunan tidak berjalan dengan mengorbankan mata pencaharian masyarakat kecil. Ia mengapresiasi syarat yang diajukan Pemkab Subang bahwa relokasi harus dilakukan sebelum batu pertama diletakkan.

Bagi Victor, ini adalah kebijakan non negosiasi untuk melindungi hak ekonomi rakyat. “Yang paling penting adalah memastikan para pedagang Pujasera mendapatkan tempat relokasi yang layak. Jangan sampai mereka telantar saat pembangunan dimulai. Hak mereka harus diprioritaskan,” tegas Victor.

Selain urusan pedagang, Victor memastikan DPRD akan bertindak sebagai “penjaga” agar aset daerah tidak lepas begitu saja dalam skema kerja sama dengan pengembang.

Ia menuntut transparansi total dalam setiap klausul kesepakatan antara Pemkab Subang dan investor.

DPRD akan mengawasi ketat agar prosesnya transparan, tidak merugikan aset milik daerah, dan benar-benar memberikan dampak positif yang konkret bagi masyarakat Subang,” imbuhnya.

Menutup keterangannya, Victor berharap kehadiran mal tersebut nantinya menjadi solusi atas masalah pengangguran di Subang. Ia meminta pihak pengembang berkomitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja asli Subang dalam operasionalnya nanti. “Harapan besarnya, proyek ini mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak mungkin. Dengan begitu, kesejahteraan warga Subang benar-benar meningkat seiring dengan kemajuan kotanya,” pungkas Victor.(HR)

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px