Lingkup.id, SUBANG – Kapolsek Pagaden, AKP Ikin Sodikin, S.H., M.M., menjadi pembina upacara bendera di SMK Radita Yudha Pagaden, Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program PRES NUS (Polisi Responsif Pembina Upacara Sekolah), yang bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar terhadap kedisiplinan, keselamatan berlalu lintas, serta pencegahan berbagai perilaku yang melanggar hukum.
Dalam amanatnya, AKP Ikin Sodikin mengingatkan para siswa agar menjaga hubungan baik antarteman dan tidak melakukan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Ia juga menekankan pentingnya menaati aturan lalu lintas, terutama bagi pelajar yang belum cukup umur untuk mengendarai kendaraan bermotor.
“Bagi siswa yang belum cukup umur, jangan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Sementara bagi yang sudah memenuhi persyaratan, agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan menggunakan helm saat berkendara,” pesannya.
Kapolsek juga mengingatkan para siswa agar tidak menggunakan knalpot brong serta senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan raya.
Selain itu, para pelajar diminta menjauhi narkoba dan minuman keras, serta tidak terlibat dalam aksi tawuran. Ia mengimbau siswa agar berani menolak ajakan tawuran dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan.
“Jangan mudah terpengaruh ajakan tawuran. Tolak apabila ada yang mengajak dan segera laporkan kepada Polsek Pagaden atau melalui layanan kepolisian 110 jika mengetahui adanya rencana kegiatan tersebut,” tegasnya.
Dalam kegiatan itu, AKP Ikin juga memberikan edukasi mengenai pentingnya penggunaan helm berstandar SNI. Bahkan, ia mempraktikkan dengan menjatuhkan helm ke lantai untuk menunjukkan pentingnya perlindungan kepala saat terjadi benturan.
Menurutnya, penggunaan helm bukan sekadar untuk memenuhi aturan lalu lintas, melainkan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera kepala ketika terjadi kecelakaan.
“Helm berfungsi melindungi kepala dari benturan ketika terjadi kecelakaan lalu lintas. Karena itu, jangan mengabaikan penggunaan helm setiap kali berkendara, khususnya dengan sepeda motor,” ujarnya.
Tak hanya soal keselamatan dan ketertiban, para siswa juga diingatkan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar berlangsung nyaman.
Kapolsek menegaskan, setiap pelajar harus mampu menjaga perilaku dan menghindari tindakan yang bertentangan dengan norma sosial, agama, maupun hukum karena dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Kegiatan tersebut turut dihadiri personel Polsek Pagaden, kepala sekolah, guru, staf, serta siswa-siswi SMK Radita Yudha Pagaden.
Melalui program PRES NUS, Polsek Pagaden berharap para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, menaati hukum, serta menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Selain membangun kesadaran hukum di kalangan pelajar, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polsek Pagaden. (HR)


