Lingkup.id, Sumedang – Kecintaan terhadap dunia otomotif yang tumbuh sejak bangku sekolah menengah pertama (SMP) mendorong Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Sumedang, Egi Permana, untuk menghadirkan fasilitas balap multifungsi di kawasan Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Proyek yang diberi nama Sirkuit A391 Cilangkap Buahdua itu dibangun, dengan mengandalkan sebagian besar dana pribadi Egi. Anggaran pembangunannya diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Fasilitas tersebut disiapkan sebagai sarana pengembangan olahraga otomotif sekaligus wadah pembinaan pebalap muda di Kabupaten Sumedang.
Sirkuit yang berdiri di atas lahan sekitar empat hektare melalui kerja sama dengan pemerintah desa itu dirancang untuk menunjang berbagai disiplin otomotif. Sejumlah kegiatan yang dapat diakomodasi di antaranya grasstrack, drag bike, dan slalom test.
Selain lintasan balap, kawasan tersebut juga direncanakan dilengkapi area parkir dan paddock berlapis hotmix. Fasilitas pendukung ini nantinya dapat digunakan untuk kegiatan jambore otomotif, pertemuan komunitas, hingga perayaan hari jadi klub kendaraan roda dua maupun roda empat.
Egi mengatakan, pembangunan sirkuit berangkat dari keinginannya menciptakan ekosistem olahraga otomotif yang lebih baik di Sumedang. Menurutnya, potensi atlet muda perlu ditunjang dengan sarana latihan dan kompetisi yang memadai.
“Gagasan membangun fasilitas balap ini muncul dari keinginan untuk mencetak prestasi di bidang otomotif. Karena itu, pembangunan sirkuit juga kami arahkan untuk mendukung pembinaan atlet di Sumedang,” ujar Egi, Jumat (23/10/2026).
Ia berharap kehadiran sirkuit dapat menjadi alternatif kegiatan positif bagi generasi muda yang memiliki ketertarikan terhadap dunia balap. Dengan tersedianya lintasan khusus, minat tersebut diharapkan dapat berkembang melalui latihan yang aman, terarah, dan berkelanjutan.
“Pembangunan Sirkuit A391 Cilangkap Buahdua dilakukan secara bertahap. Lintasan grasstrack ditargetkan selesai pada November 2026, sementara penyelesaian keseluruhan fasilitas diproyeksikan berlangsung pada Februari atau Maret 2027,” ujarnya.
Dalam proses perencanaannya, proyek tersebut turut melibatkan tenaga ahli dari Karawang untuk mendukung aspek teknis pembangunan.
Egi juga menargetkan sirkuit ini dapat menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack IMI Jawa Barat putaran kedua pada akhir 2026. Pelaksanaannya akan menyesuaikan kesiapan lintasan serta kebutuhan penyelenggaraan kejuaraan.
“Apabila target tersebut terealisasi, sirkuit ini berpeluang menjadi salah satu lokasi kompetisi yang membuka kesempatan lebih luas bagi pebalap untuk mengasah kemampuan dan mengukur prestasi,” katanya.
Pengembangan sirkuit turut diarahkan untuk mendukung pembinaan atlet otomotif sejak usia dini. Sejumlah nama yang menjadi bagian dari semangat tersebut di antaranya Elqeis Motekar, pebalap motocross berusia sembilan tahun, serta Andika391 yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Nasional balap mobil kelas 1.200 cc di Sirkuit Mandalika pada 2027.
“Upaya pembinaan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah komunitas otomotif, seperti Team A-391, Pakusarakan, Batras, Tors, klub Jatinanger, serta berbagai paguyuban kendaraan roda dua dan roda empat,” tuturnya.
Keterlibatan komunitas diharapkan dapat memperkuat kegiatan otomotif di Sumedang, baik melalui penyelenggaraan kompetisi maupun aktivitas bersama yang melibatkan masyarakat.
Tak hanya berorientasi pada olahraga, pembangunan Sirkuit A391 Cilangkap Buahdua juga diharapkan membawa manfaat ekonomi bagi warga sekitar.
Meningkatnya aktivitas otomotif berpotensi mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah.
“Kondisi tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus mendorong perkembangan potensi wisata di kawasan Buahdua,” ungkapnya.
Keberadaan objek wisata air panas dan vila di sekitar wilayah tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang datang untuk mengikuti atau menyaksikan kegiatan otomotif.
Bagi Egi, pembangunan sirkuit ini bukan semata-mata menghadirkan tempat balap, melainkan upaya menyiapkan fasilitas jangka panjang bagi perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Sumedang.
“Dengan dukungan komunitas, pemerintah desa, dan masyarakat, Sirkuit A391 Cilangkap Buahdua diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kegiatan otomotif sekaligus tempat lahirnya pebalap potensial yang mampu membawa nama Sumedang ke tingkat regional hingga nasional,” pungkasnya.


