October 27, 2026
Bandung, Jawa Barat
Tasikmalaya

OJK Tasikmalaya Dorong Akses Keuangan Produktif, TPAKD Garut Masuk Nominasi Terbaik se-Jawa-Bali

Lingkup.id, Tasikmalaya – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus mendorong perluasan akses keuangan masyarakat melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan industri jasa keuangan. Upaya tersebut membuahkan capaian positif setelah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut masuk nominasi Program TPAKD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Jawa-Bali pada Rakornas TPAKD 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya memperluas akses pembiayaan produktif, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan pengembangan program akses keuangan perlu disesuaikan dengan potensi ekonomi dan kebutuhan masyarakat setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata.

“Masuknya Kabupaten Garut dalam nominasi Program TPAKD Terbaik Wilayah Jawa-Bali menunjukkan bahwa perluasan akses keuangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat apabila didukung kolaborasi yang kuat dan program yang tepat sasaran. Kami terus mendorong agar akses keuangan tidak hanya semakin luas, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nofa.

Menurutnya, sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan menjadi bagian penting dalam menghadirkan program keuangan yang inklusif dan berkelanjutan, terutama bagi pelaku usaha serta masyarakat yang membutuhkan akses terhadap layanan keuangan formal.

Pembiayaan Pertanian Tembus Rp20 Miliar

Salah satu program yang menjadi perhatian dalam pengembangan akses keuangan di Kabupaten Garut adalah program UPLAND Kentang. Program ini mengintegrasikan penguatan sektor pertanian dengan perluasan akses pembiayaan melalui Perumda BPR Garut dan Koperasi Ganitri.

Sepanjang 2025, penyaluran pembiayaan melalui Perumda BPR Garut mencapai Rp20 miliar. Jumlah petani kentang penerima manfaat juga meningkat 48,2 persen, dari 792 petani pada 2024 menjadi 1.174 petani pada 2025.

Capaian tersebut memperlihatkan bagaimana perluasan akses pembiayaan dapat diarahkan untuk mendukung sektor produktif dan memperkuat potensi ekonomi daerah.

Selain sektor pertanian, TPAKD Kabupaten Garut turut mendorong peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat di pasar modal melalui program Berdaya Investor Muda dan UMKM Go Public.

Program tersebut mencatat pembukaan 45.245 Single Investor Identification (SID) baru, melampaui target sebanyak 6.545 SID.

OJK Dorong Inklusi Keuangan Sejak Dini

Penguatan akses keuangan juga dilakukan melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Hingga 2025, program tersebut mencatat pembukaan 25.797 rekening pelajar di Kabupaten Garut.

Program ini bertujuan memperluas akses pelajar terhadap layanan keuangan formal sekaligus membangun kebiasaan menabung sejak dini melalui edukasi keuangan.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan layanan keuangan, tidak hanya bagi pelaku usaha dan petani, tetapi juga generasi muda.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengapresiasi capaian TPAKD Kabupaten Garut yang masuk nominasi program terbaik tingkat kabupaten wilayah Jawa-Bali.

Ia menilai capaian tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, khususnya sektor pertanian dan UMKM.

“Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Kabupaten Garut untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa potensi ekonomi Garut, khususnya sektor pertanian dan UMKM, memperoleh dukungan akses pembiayaan yang semakin luas dan tepat sasaran,” ujar Putri.

Kolaborasi Diperkuat, Program Diperluas

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, mengatakan capaian tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh anggota TPAKD untuk terus meningkatkan kualitas program akses keuangan.

“Kami ingin memastikan seluruh program semakin tepat sasaran, menjangkau lebih banyak masyarakat, serta menghubungkan potensi unggulan daerah dengan akses keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” kata Ricky.

Ke depan, OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat peran TPAKD melalui program inovatif yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Fokusnya mencakup perluasan pembiayaan sektor produktif, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Melalui penguatan sinergi tersebut, OJK Tasikmalaya berharap akses keuangan dapat semakin mendorong produktivitas masyarakat, mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, dan mendukung peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.

 

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px