October 21, 2026
Bandung, Jawa Barat
Olahraga & Kesehatan

TBI Team Juara Umum Bandung Taekwondo Open 2026, Sabet 6 Emas dan 7 Perak

Lingkup.id, Bandung – TBI Team sukses merebut gelar juara umum pada Kejuaraan Bandung Taekwondo Open 2026 Tingkat Nasional yang berlangsung di Gymnasium UPI Bandung, 17–18 Oktober 2026. TBI Team tampil impresif dengan mengoleksi enam medali emas, tujuh perak, dan lima perunggu.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti hasil pembinaan atlet yang didukung kolaborasi pelatih, ofisial, atlet, dan orang tua. Selain mengejar prestasi, kejuaraan ini juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

Pelatih TBI Team, Suprapto, mengaku bersyukur atas pencapaian anak asuhnya. Ia menyebut keberhasilan meraih juara umum tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.

“Alhamdulillah, kita bisa meraih juara umum lagi. Ini rezeki untuk tim, pelatih, anak-anak, dan orang tua. Sungguh luar biasa, karena semua ini berkat kerja sama dan dukungan mereka,” ujar Suprapto.

Menariknya, Suprapto mengungkapkan bahwa timnya tidak memasang target juara umum sebelum kejuaraan dimulai. Fokus utama mereka adalah memberikan kesempatan kepada atlet untuk bertanding, mengukur kemampuan, dan membangun prestasi melalui pengalaman kompetisi.

Menurutnya, pembinaan tidak boleh hanya berorientasi pada kemenangan di kejuaraan terbuka. Atlet juga harus dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi multievent dan kejuaraan resmi agar memiliki peluang berkembang ke jenjang yang lebih tinggi.

“Target kita bukan hanya tampil di kejuaraan open. Kita ingin anak-anak bisa berprestasi dan eksis juga di multievent,” katanya.

Bandung Taekwondo Open Naik Level Jadi Kejuaraan Nasional

Ketua Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kota Bandung, Dedi Heryadi, mengatakan Bandung Taekwondo Open 2026 mengalami peningkatan level menjadi kejuaraan nasional. Penyelenggaraan tahun ini merupakan hasil persiapan panjang yang dilakukan panitia selama lebih dari satu tahun.

Meski jadwal pelaksanaan bergeser dari Agustus menjadi Oktober 2026, kejuaraan tersebut akhirnya dapat terlaksana dengan partisipasi sekitar 2.200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Perjuangannya cukup panjang. Kita mempersiapkan ini sudah lebih dari satu tahun. Meskipun jadwalnya mundur, Alhamdulillah bisa terlaksana,” ujar Dedi.

Peserta datang dari sejumlah daerah, di antaranya Jambi, Kalimantan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kejuaraan ini juga melibatkan sekitar 20 pengurus cabang taekwondo di Jawa Barat.

Dedi menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan Kota Bandung masih menjadi salah satu pusat pembinaan taekwondo dengan jumlah anggota dan atlet yang besar. Karena itu, Bandung Taekwondo Open diharapkan terus menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial bagi taekwondo Indonesia.

Menurutnya, kompetisi seperti ini bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana mengevaluasi hasil latihan serta mengukur kemampuan atlet sebelum menghadapi pertandingan yang lebih besar.

Jadi Ajang Evaluasi Menuju Porprov Jabar 2026

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa hasil kejuaraan menjadi salah satu bahan evaluasi bagi tim pelatih Kota Bandung dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Persaingan pada Porprov mendatang diperkirakan semakin ketat. Sejumlah daerah, termasuk Kota Bogor, dinilai memiliki kekuatan pada nomor-nomor tertentu sehingga membutuhkan persiapan fisik, teknik, dan strategi yang lebih matang.

Untuk menghadapi persaingan tersebut, TI Kota Bandung merencanakan program sentralisasi latihan di lingkungan KONI Jawa Barat. Program ini direncanakan dimulai sekitar 21 Oktober 2026 dan berlangsung hingga pelaksanaan Porprov.

Atlet akan mendapatkan program latihan yang lebih intensif, mencakup peningkatan kondisi fisik dan pematangan teknik. Fasilitas latihan atletik juga akan dimanfaatkan untuk meningkatkan daya tahan serta kapasitas fisik atlet.

“Persaingan memang lebih berat. Ini membuat para pelatih harus mengasah taktik agar kita tetap bisa mempertahankan juara umum,” kata Dedi.

Ia berharap seluruh atlet taekwondo Kota Bandung dapat menjalani persiapan secara maksimal demi mempertahankan prestasi pada Porprov Jawa Barat 2026.

TBI Team Raih Penghargaan Atlet Terbaik

Selain merebut gelar juara umum, TBI Team juga mencatatkan prestasi individu melalui Ava Sofia yang meraih predikat Atlet Terbaik Junior Putri pada Bandung Taekwondo Open 2026.

Penghargaan tersebut menjadi tambahan kebanggaan bagi tim sekaligus menunjukkan potensi atlet TBI untuk bersaing di berbagai kelompok usia.

Suprapto mengakui perjalanan menuju prestasi tidak selalu mudah. Berbagai tantangan harus dihadapi, terutama dalam menjaga konsistensi latihan dan memberikan kesempatan bertanding kepada atlet dengan tingkat pengalaman berbeda.

Ke depan, TBI Team berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan agar atlet-atletnya mampu berkompetisi dalam berbagai kejuaraan resmi dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Harapannya, TBI semakin maju, berprestasi, kompak, dan berjaya,” tutur Suprapto.

Keberhasilan TBI Team meraih juara umum dengan enam medali emas, tujuh perak, dan lima perunggu menjadi modal penting untuk melanjutkan pembinaan. Sementara bagi TI Kota Bandung, suksesnya Bandung Taekwondo Open 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya menyiapkan atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.***(Red)

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px