October 19, 2026
Bandung, Jawa Barat
Tasikmalaya

RSUD KHZ Musthafa Perkuat Penanganan TB-RO, Layanan Spesialis Paru Disiapkan

Lingkup.id, Tasikmalaya – RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya memperkuat penanganan Tuberkulosis Resisten Obat (TB-RO) melalui peningkatan tatalaksana klinis dan pendampingan pasien. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan serta mendukung peningkatan angka kesembuhan pasien TB-RO.

Penguatan layanan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Clinical Mentorship yang melibatkan RSUD KHZ Musthafa, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, serta Stop TB Partnership Indonesia (STPI).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya, dr. Aa Ahmad Dimyati, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas penanganan pasien, mulai dari proses diagnosis hingga pendampingan selama menjalani pengobatan.

“Melalui kegiatan Clinical Mentorship ini, RSUD KHZ Musthafa berkomitmen mengoptimalkan tatalaksana klinis, mulai dari alur diagnosis hingga pendampingan pasien TB-RO agar pelayanan menjadi lebih efektif,” ujar Aa Ahmad Dimyati, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, penanganan TB-RO membutuhkan ketepatan dalam proses diagnosis, pengobatan, serta pemantauan kondisi pasien. Karena itu, penguatan kapasitas tenaga medis dan sistem pendampingan klinis menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat mendukung upaya percepatan eliminasi tuberkulosis sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan penanganan TB-RO di Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya.

Selain memperkuat tatalaksana TB-RO, RSUD KHZ Musthafa juga tengah menyiapkan peningkatan pelayanan melalui layanan dokter spesialis paru. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh penanganan penyakit paru secara lebih optimal.

Aa Ahmad Dimyati mengungkapkan, pihak rumah sakit saat ini masih menunggu persetujuan dari BPJS Kesehatan agar layanan spesialis paru dapat dimanfaatkan oleh pasien peserta BPJS.

“Di kita juga akan ada peningkatan pelayanan paru, yakni dokter spesialis paru, guna membantu penguatan program tersebut. Mudah-mudahan awal November bisa melayani pasien BPJS, saat ini masih menunggu persetujuan BPJS,” jelasnya.

Dengan penguatan tatalaksana klinis dan rencana peningkatan layanan spesialis paru, RSUD KHZ Musthafa berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien dengan gangguan paru dan TB-RO, dapat semakin optimal.

 

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px