July 15, 2026
Bandung, Jawa Barat
Informasi Jawa Barat Pemerintah Pendidikan Peristiwa Subang

Ironis, Sekolah SMPN 4 Subang Rusak Berdiri Dekat Kantor Dinas Pendidikan

Lingkup.id, SUBANG – Kondisi memprihatinkan menimpa SMP Negeri 4 Subang. Ironisnya, sekolah yang berada hanya beberapa meter dari Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang itu justru memiliki sejumlah ruang kelas yang rusak dan dinilai tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Beberapa ruang kelas, khususnya yang digunakan siswa kelas IX, mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon. Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun guru karena berpotensi roboh sewaktu-waktu.

Sejumlah siswa kelas IX mengaku merasa waswas setiap kali mengikuti pelajaran di dalam kelas.

“Kami sangat khawatir. Ada bagian atap yang terlihat rapuh berpotensi jatuh sewaktu-waktu. Rasanya tidak tenang saat harus belajar di ruangan tersebut,” ujarnya.

Kepala SMPN 4 Subang, Kusnadi, membenarkan kondisi kerusakan bangunan tersebut. Menurutnya, pihak sekolah telah mengajukan permohonan kepada Disdikbud Kabupaten Subang agar perbaikan segera dilakukan.

“Keselamatan siswa dan guru adalah prioritas utama. Kami berharap perbaikan dapat segera direalisasikan. Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata Kusnadi.

Diketahui, Kusnadi baru saja menerima estafet kepemimpinan SMPN 4 Subang dari kepala sekolah sebelumnya, Edi Badrisyeh.

Selain melanjutkan program pendidikan, ia kini dihadapkan pada tantangan memperbaiki kondisi sarana dan prasarana sekolah.

Sementara itu, Ketua Komunitas Penikmat Kopi Hitam (KPKH), Pram, menyoroti kondisi bangunan sekolah yang dinilai memprihatinkan. Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat agar tidak terjadi korban akibat kerusakan bangunan.

“Jangan sampai ada korban jiwa akibat tertimpa reruntuhan bangunan baru kita bergerak. Kondisi ini harus segera ditangani,” tegasnya.

Pram juga meminta penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 4 Subang ditelusuri. Menurutnya, sekolah tersebut diketahui menerima alokasi Dana BOS sekitar Rp900 juta setiap tahun.

“Ke mana saja dana sebesar itu digunakan selama ini? Kami meminta Inspektorat Daerah atau tim pemeriksa terkait melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana BOS agar semuanya jelas dan transparan,” pungkasnya.

Kondisi bangunan SMPN 4 Subang kini menjadi sorotan karena berada di pusat Kota Subang dan hanya berjarak beberapa meter dari Kantor Disdikbud Kabupaten Subang.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan agar proses belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman tanpa dibayangi kekhawatiran akan keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.(HR)

    Lingkup.id Banner Iklan 960 x 150 px