Lingkup.id, SUBANG – Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang kembali mencatatkan capaian positif berdasarkan hasil evaluasi kinerja yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Hasil penilaian menunjukkan perusahaan daerah tersebut berhasil mempertahankan tren peningkatan kinerja dan tetap berada dalam kategori “Sehat”.
Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap empat aspek utama, yakni aspek keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia (SDM). Berdasarkan penilaian Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, nilai kinerja Perumda Tirta Rangga Subang terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir.
Pada tahun 2023, perusahaan memperoleh nilai 3,16. Nilai tersebut meningkat menjadi 3,40 pada tahun 2024 dan kembali naik menjadi 3,48 pada tahun 2025. Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan pelanggan, serta memperbaiki efektivitas operasional di seluruh unit pelayanan.
Tak hanya dari sisi kinerja perusahaan, kontribusi Perumda TRS terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Subang juga terus mengalami peningkatan. Pada 2023, setoran PAD tercatat sebesar Rp1,51 miliar, meningkat menjadi Rp1,71 miliar pada 2024 dan Rp1,80 miliar pada 2025. Sementara untuk tahun 2026, perusahaan menargetkan kontribusi PAD sebesar Rp2,1 miliar.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang, Lukman Nurhakim, mengatakan hasil evaluasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat tata kelola yang lebih efektif serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Operasionalisasi dan pembiayaan perusahaan harus mengacu pada RKAP dan manajemen risiko agar seluruh aktivitas perusahaan berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan pendapatan pada tahun berjalan. Kami juga terus melakukan penagihan kepada pelanggan yang memiliki tunggakan, termasuk memperkuat kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Subang sebagai bagian dari upaya optimalisasi pendapatan perusahaan,” ujarnya.
Selain itu, Perumda TRS juga telah membentuk Tim Verifikator Pembaca Meter sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akurasi pencatatan penggunaan air pelanggan. Tim ini bertugas memastikan seluruh air yang telah didistribusikan dapat tercatat dengan baik dan ditagihkan secara optimal.
“Melalui pembentukan tim verifikator pembaca meter, kami ingin memastikan seluruh air yang telah didistribusikan benar-benar tercatat dan dapat ditagihkan. Langkah ini diharapkan mampu menekan tingkat kehilangan air nonfisik sekaligus meningkatkan pendapatan perusahaan,” tambah Lukman.
Perusahaan juga terus memperkuat kualitas pelayanan, khususnya kepada pelanggan sektor industri yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan perusahaan.
Dengan berbagai strategi yang dijalankan, Perumda TRS optimistis mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kesehatan perusahaan, serta menghadirkan layanan air minum yang semakin berkualitas, profesional, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Subang.
Ke depan, hasil evaluasi BPKP akan menjadi salah satu acuan penting dalam menyusun program perbaikan berkelanjutan, baik di bidang keuangan, operasional, pelayanan, maupun pengembangan SDM, sehingga Perumda TRS dapat terus tumbuh sebagai BUMD yang sehat, akuntabel, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.(HR)
